Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba, Hasil Tes Urine Komunitas Vaper Negatif

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BEKASI - Komunitas Therion DNA Indonesia menyelenggarakan “Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia” di Bekasi yang diikuti lebih dari 50 konsumen vape.

Vaper-vaper ini secara sukarela mengikuti tes urine untuk membuktikan bahwa mereka tidak menggunakan rokok elektronik untuk penyalahgunaan narkoba. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari berbagai zat narkotika

BACA JUGA: Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Harm Reduction

Konselor Adiksi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi Linda turut hadir dan mengapresiasi inisiatif tersebut. 

Dia menyebutkan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkotika oleh para peserta yang menggunakan vape legal.

BACA JUGA: Produk Tembakau Alternatif Jadi Solusi Realistis Kurangi Risiko

“Berdasarkan tes urine yang telah kami lakukan kepada 50 member (konsumen vape legal), berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap beberapa golongan NAPZA, didapatkan hasil dari seluruh member yang sudah kita lakukan tes hasilnya negatif, dan tidak ditemukan tanda penggunaan NAPZA," kata Linda dikutip JPNN.com, Selasa (19/5).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK) Garindra Kartasasmita menilai kegiatan ini sebagai langkah penting untuk meluruskan persepsi publik terhadap produk tembakau alternatif seperti rokok elektronika. 

BACA JUGA: Riset CoEHAR Sebut Beralih ke Produk Tembakau Alternatif Bikin Pembuluh Darah Lebih Sehat

Dia menegaskan bahwa edukasi harus terus diperkuat agar masyarakat tidak salah memahami produk yang sebenarnya memiliki risiko lebih rendah dari rokok.

“Hasil ini luar biasa dan semoga bisa dilakukan juga di daerah lain. Kita tidak boleh berhenti mengedukasi masyarakat mengenai produk tembakau alternatif. Informasi yang beredar harus benar, bahwa produk ini bukan narkoba,” jelas Garindra.

Dia menambahkan bahwa produk tembakau alternatif seperti vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin dapat menjadi pilihan bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok karena memiliki profil risiko yang lebih rendah. 

Hal tersebut sudah dibuktikan melalui berbagai kajian ilmiah baik di dalam maupun luar negeri. 

Di sisi lain, Enggar Dwi Pambudi, pengguna vape sekaligus ketua pelaksana kegiatan, menceritakan pengalamannya saat memutuskan untuk beralih ke rokok elektronik.

“Salah satu alasannya karena bau asap rokok. Vape ini tidak meninggalkan bau di pakaian atau tangan. Apalagi sekarang saya sudah berkeluarga, jadi lebih nyaman. Badan juga terasa lebih ringan,” ujar Enggar.

Menurut Enggar, sangat penting untuk tidak menyamaratakan kasus penyalahgunaan dengan penggunaan vape secara umum.

Dia menekankan bahwa jika pun ada oknum yang menyalahgunakan rokok elektronik, hal tersebut tidak merepresentasikan keseluruhan komunitas dan produk.

“Produk ilegal yang mengandung narkoba pasti bukan produk legal yang berpita cukai. Justru kami mendukung pengawasan ketat agar produk tembakau alternatif tidak disalahgunakan atau dicampur dengan zat terlarang,” tutur Enggar.(mcr8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya Mendorong Transformasi Rokok Ilegal dan Percepatan KEK Tembakau Madura


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rayakan HUT Ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
• 7 jam laluokezone.com
thumb
4 Alasan Kenapa Kamu Harus Nonton My Royal Nemesis, Drakor Terbaru Lim Ji Yeon dan Heo Nam Jun
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
KPK Geledah Kantor Dinas Kesehatan Ponorogo, Dijaga Ketat Polisi
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Sektor Usaha Kehutanan & Verra Perkuat Kolaborasi Perdagangan Karbon Berintegritas
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Bos Terra Drone Baca Pleidoi Kasus Kebakaran: Titik Terkelam Dalam Hidup Saya
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.