Jakarta, tvOnenews.com - MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Liyanto mengungkapkan pihaknya telah bertemu dengan guru dan peserta SMAN 1 Sambas pada Selasa (19/5) pagi.
Dia menjelaskan, peserta LCC Empat Pilar akan didampingi oleh guru konseling selama dua bulan ke depan.
“Kita juga sudah diskusi tadi dengan Kepsek dan guru pendamping agar anak-anak bisa didampingi guru konsuling dalam mempersiapkan mereka 2 bulan ke depan,” kata Abraham saat dihubungi, Selasa (19/5).
Dia menyebut pendampingan psikologis diberikan agar para siswa tidak mengalami trauma usai peristiwa yang terjadi pada final LCC lalu. Sehingga seluruh peserta tetap tampil percaya diri ketika maju mewakili Provinsi Kalimantan Barat nanti.
“Supaya tidak trauma dan lebih percaya diri untuk siap maju mewakili Provinsi Kalimantan Barat,” ungkap Abraham.
Sebelumnya, Abraham menyebut MPR menghormati sikap SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas yang menolak final lomba cerdas cermat digelar ulang.
Dia mengatakan, awalnya penolakan datang dari pihak SMAN 1 Pontianak pada Kamis (14/5).
“Sehingga Badan Sosialisasi kami menerima itu dengan baik,” ungkap Abraham, Senin (18/5).
Kemudian, SMAN 1 Sambas juga menolak lomba cerdas cermat dilaksanakan ulang. Penolakan disampaikan kepada MPR pada Jumat (15/5).
“Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang,” tutur Abraham.
Dia menilai sikap dua sekolah tersebut telah mencerminkan nilai-nilai Empat Pilar. MPR menilai SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas telah menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan.
“Kita menilai bahwa yang disampaikan dalam pernyataan kedua sekolah ini betul-betul sudah melakukan atau mengimplementasikan pelajaran empat pilar itu sendiri,” jelasnya.
“Jadi di situ ada toleransinya, ada persatuan yang mereka junjung tinggi bahwa Kalimantan Barat, Sambas, yang akan maju di final nanti. Terus ada keadilan dan demokrasi,” tambah Abraham. (saa/dpi)




