Pemerintah Meksiko membatalkan rencana meliburkan sekolah selama perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 setelah kebijakan tersebut memicu kontroversi dan penolakan publik.
Awalnya, Menteri Pendidikan Meksiko Mario Delgado pada Jumat (8/5/2026) mengumumkan tahun ajaran 2025/2026 akan diakhiri 40 hari lebih awal.
Baca Juga: Kembangkan Mobilitas Masa Depan, Hyundai Hadirkan Atmosfir Piala Dunia ke Kabin Mobil
Pemerintah berdalih percepatan libur dilakukan untuk menghindari gelombang panas yang diperkirakan terjadi selama pertengahan tahun depan.
Namun, keputusan itu langsung menuai reaksi keras dari orang tua murid, akademisi, hingga pemerintah daerah.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum kemudian menegaskan bahwa pernyataan Menteri Pendidikan belum menjadi keputusan final pemerintah.
“Idenya adalah untuk mempertahankan masa liburan selama enam minggu, seperti biasanya, dan mungkin beberapa siswa akan mulai lebih awal,” kata Sheinbaum, dikutip dari France 24.
“Sementara yang lain akan melanjutkan dengan jadwal sebelumnya. Tujuannya adalah agar ini menjadi keputusan konsensus. Sekarang kami perlu mendengarkan suara publik,” lanjutnya.
Sesuai kalender pendidikan yang berlaku, mayoritas sekolah di Meksiko dijadwalkan mengakhiri tahun ajaran pada 15 Juli 2026 dan kembali masuk pada 31 Agustus 2026.
Sementara itu, Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga: Herdman Yakin Timnas Indonesia Bisa Bikin Kejutan di Piala Asia 2027 Meski Masuk 'Grup Neraka'
Dengan keputusan terbaru ini, sekolah-sekolah di Meksiko dipastikan tetap berjalan selama sebagian besar turnamen berlangsung.





