Kedatangan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad ke Gedung Bursa Efek Indonesia di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan dinilai merupakan bentuk perhatian wakil rakyat terhadap ekonomi Indonesia.
Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyebut bahwa memang kehadiran Dasco di BEI sempat membuat bingung.
"Tapi, akhirnya bisa dimengerti karena artinya wakil rakyat kita ini concern terhadap ekonomi Indonesia, sehingga berkeinginan untuk menyaksikan langsung bagaimana proses yang terjadi di pasar saham," kata Hendri Satrio kepada wartawan, Rabu (20/5).
"Jadi ini hal positif dalam rangka kehadiran rakyat di tengah proses ekonomi yang dalam usaha perbaikan ini," kata pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu.
Kehadiran Dasco di BEI pada Selasa (19/5) tampak ditemani oleh Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, hingga Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR bersama regulator dan otoritas pasar modal tengah berupaya menjaga kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.
“Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global, yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa,” ujar Dasco di Gedung BEI.
Dasco optimistis pasar modal Indonesia akan semakin kuat seiring pertumbuhan investor ritel dan kondisi fundamental ekonomi domestik yang dinilai tetap baik.
“Sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah dan itu kemudian dengan fundamental yang ada kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat,” ujarnya.
Dia berharap langkah perbaikan yang dilakukan regulator dan otoritas pasar dapat mulai menunjukkan hasil setelah akhir Mei mendatang.
“Mudah-mudahan kita akan melihat langsung setelah tanggal 29 [Mei MSCI] ini semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan memiliki hasil,” kata Dasco.





