Kronologi Pengendara Motor Dibacok 2 Orang Tak Dikenal di Koridor Gatsu Solo, Diduga Jadi Korban Aksi Klithih!

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang pengendara motor di Kota Solo menjadi korban dugaan aksi klithih hingga mengalami luka robek sepanjang sekitar 10 sentimeter di paha kanan. Pengendara motor bernama Ridwan (23) itu mengaku dibacok oleh orang tak dikenal pada Jumat (15/5/2026) dini hari.

Adapun insiden itu terjadi di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), kawasan Kemlayan, Serengan. Akibat kejadian itu, korban harus menjalani perawatan medis dan mendapatkan 13 jahitan.

Kasus itu mencuat setelah unggahan korban beredar di Grup Facebook Info Cegatan Solo pada Senin (18/5/2026). Kini, kasus tersebut tengah ditangani oleh kepolisian dan pelaku masih dalam pengejaran.

Kronologi Pengendara Motor Dibacok 2 Orang Tak Dikenal di Koridor Gatsu Solo

Pemuda bernama Ridwan (23) diduga menjadi korban kekerasan oleh dua orang tak di kenal di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), kawasan Kemlayan, Serengan, Solo pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Ridwan mengaku dibacok hingga mengalami luka robek sepanjang sekitar 10 sentimeter di paha kanan.

Melansir TribunSolo.com, Ridwan menceritakan kronologi saat dirinya dibacok oleh dua orang tak dikenal. Diakui korban, kejadian itu bermula ketika dirinya bersama dua rekannya nongkrong di sebuah warung kopi sebelum melanjutkan makan di kawasan Mbah So.

Mereka kemudian pulang sekitar pukul 04.00 WIB dengan melintasi Jalan Dr Soepomo menuju Jalan Slamet Riyadi. Saat berada di simpang empat Mangkubumen dekat SMA Muhammadiyah 2 Solo, Ridwan mengaku hampir ditabrak dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy putih.

“Jadi itu Kamis malam (14/5/2026) saya bertiga nongkrong di salah satu warung kopi. Terus lanjut makan di Mbah So. Nah pulang sekitar pukul 04.00 WIB. Kita jalan dari jalan dr Soepomo ke selatan menuju jalan Slamet Riyadi,” ungkap Ridwan, Selasa (19/5/2026).

“Tiba-tiba dari arah Solo Paragon Mall (Jalan Yosodipuro ada dua orang boncengan belok ke arah kita sampai melewati jalur hampir nabrak kita, untung temen saya bisa ngehindar. Di situ mereka sempat teriak Ngopo gitu,” lanjutnya.

Namun, Ridwan dan temannya tak menggubris aksi pelaku lantaran sudah lelah dan ingin segera pulang. Alih-alih berhenti, dua pria tak dikenal itu justru putar balik kendaraan dan membuntuti korban. Mengetahui hal itu, korban langsung merasa curiga dan was-was.

“Ternyata mereka balik arah, kebetulan satu teman kita belok kiri arah Monumen Pers. Kita berdua lurus ke arah jalan Slamet Riyadi. Ternyata dua orang itu ngikutin,” kata dia.

“Karena firasat kita nggak enak, kita tetap jalan sambil wapada. Ternyata benar mereka ngikuti dari belakang bahkan sampai di jalan Slamet Riyadi mereka sempat manggil-manggil mas-mas gitu. Tapi kita tetap jalan soale udah feeling gak enak,” imbuh Ridwan.

Di momen itu lah puncak ketegangan terjadi, saat korban melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto (Gatsu), pelaku tiba-tiba mengeluarkan celurit seraya berusaha menempel pada sepeda motor korban. Nahasnya, pelaku langsung membacok paha kanan korban menggunakan senjata tajam hingga terluka parah.

“Niatnya lewat Gatsu soalnya rame di sana jadi biar aman. Tapi ternyata mereka mepet kita sambil yg bawa motor pegang celurit di tangan kiri terus sempat ngetok kepala saya. Untung saya pakai helm,” urai Ridwan.

“Waktu kaki saya kena saya sempat ngelawan dengan megang celurit. Itu posisi motor masih jalan. Tapi ternyata yang bonceng juga ngeluarin celurit. Terus saya lepas soalnya takut kena lagi,” jelas dia.

“Itu mereka nggak langsung kabur tapi sempat ngancam orang-orang yang jajan di pojok perempatan. Habis itu baru belok ke kiri arah Timur jalan Radjiman,” pungkasnya.

Akibat serangan itu, korban harus menjalani perawatan medis karena mengalami luka robek sepanjang 10 sentimeter dengan 13 jahitan.

Polisi Kejar Pelaku

Wakasatreskrim Polresta Solo AKP Warsena membenarkan adanya laporan dugaan pembacokan tersebut. Ia mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikan dan pengejaran pelaku.

“Iya betul ada laporan ke Polsek Serengan. Iya kami mohon doanya agar segera terungkap,” kata Warsena, Selasa (19/5/2026).

Polisi juga tengah mendalami rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor matik warna putih yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut. Demikianlah kronologi pengendara motor dibacok orang tak dikenal di koridor Gatsu Solo. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Saat Arahan dari Orang Tua Menjadi Paksaan dan Tekanan bagi Anak
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
2 Truk Kecelakaan di Salatiga karena Rem Blong: 3 Luka Ringan, 1 Luka Berat
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpinan Ponpes di Ponorogo Cabuli 11 Santri, Modus Tawarkan Sejumlah Uang
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
3 Tips Datang ke Event Ramai Biar Nyaman
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menko IPK: Giant Sea Wall untuk Lindungi Masa Depan Ekonomi Rakyat
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.