Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Beijing, China, pada Selasa malam waktu setempat dalam rangka kunjungan kenegaraan untuk membahas hubungan bilateral serta kerja sama strategis antara Rusia dan China.
Putin dan Xi Jinping Bahas Kerja Sama StrategisKunjungan Vladimir Putin ke China berlangsung pada 19 hingga 20 Mei 2026 atas undangan Presiden China Xi Jinping.
Kementerian Luar Negeri China menyebut kedua pemimpin negara akan bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral, kerja sama di berbagai bidang, hingga isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
Ini merupakan kunjungan ke-25 Vladimir Putin ke China sejak menjabat sebagai Presiden Rusia.
Tahun 2026 juga menandai 30 tahun pembentukan kemitraan koordinasi strategis China-Rusia.
Selain itu, kedua negara memperingati 25 tahun penandatanganan Treaty of Good-Neighborliness and Friendly Cooperation antara China dan Rusia.
China Sebut Hubungan dengan Rusia Bawa Stabilitas DuniaJuru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan Beijing dan Moskow akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
“Kedua pihak akan memanfaatkan kesempatan ini untuk terus memperdalam dan meningkatkan hubungan China-Rusia, agar dapat menyuntikkan lebih banyak stabilitas dan energi positif ke dunia,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China.
Kunjungan Putin ke Beijing menjadi sorotan dunia karena dilakukan di tengah dinamika geopolitik global dan meningkatnya kerja sama strategis antara Rusia dan China dalam beberapa tahun terakhir.




