jpnn.com, JAKARTA - Mantan lawan politik Presiden Prabowo Subianto dalam pemilu, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo kompak melontarkan komentar terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (20/5).
Momen ini bertepatan dengan saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPR.
BACA JUGA: Prabowo Pidato di DPR, IHSG Naik 0,86%, Pasar Butuh Langkah Konkret
Anies Baswedan melalui sebuah video yang dibagikan di media sosial Instagram pribadinya menyoroti kondisi ekonomi nasional yang menurutnya sedang menghadapi tekanan berat.
Dia menyebutkan situasi saat ini berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat luas.
BACA JUGA: Prabowo Bicara KEM dan PPKF di DPR, Ketua Banggar: Barangkali Menjawab Keraguan Fiskal
"Apa yang sedang terjadi di negeri ini, dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja," kata Anies Baswedan.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menekankan rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah.
BACA JUGA: Prabowo Cetak Tradisi Bicara KEM dan PPKF, Legislator Singgung Kepastian Pasar Modal
Selain itu, harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah tabungan tergerus.
Kemudian, eskalasi geopolitik di Timur Tengah hingga ancaman fenomena alam ekstrem semakin membebani kondisi ekonomi Tanah Air.
"Satu ujian saja berat, saat ini beberapa datang bersamaan," ujarnya.
Dalam situasi krisis tersebut, Anies menegaskan hal terpenting yang dibutuhkan pasar dan publik yakni kepastian yang lahir dari transparansi pemerintah.
Dia mengkritik cara komunikasi pejabat yang dinilai tidak mencerminkan keseriusan masalah.
"Bukan ketenangan semu, bukan masalah yang ditaburi gula-gula," katanya lagi.
Di sisi lain, Ganjar Pranowo juga memberikan respons melalui unggahan potret nilai tukar rupiah yang terus merosot.
Berdasarkan data Morningstar yang dibagikannya, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.746,60 per Dolar AS, hari ini.
Ganjar pun memberikan pesan singkat kepada pengikutnya untuk menyimak langkah pemerintah ke depan menghadapi situasi ini.
"Ayo Bangkit! Hari ini tanggal 20 Mei. Mari kita simak dengan cermat pidato Presiden di DPR pagi ini," begitu Ganjar menuliskan keterangan dalam unggahannya. (mcr31/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




