JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 14.237 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan personel gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis di ibu kota yang menjadi pusat kegiatan massa, di antaranya kawasan DPR/MPR RI, Monas atau Silang Selatan, Kejaksaan Agung RI, Gedung Pelni, Bawaslu RI, hingga Tugu Proklamasi.
BACA JUGA:31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Perkuat Peran sebagai Digital Ecosystem Enabler Bagi Pelanggan
Diungkapkannya, pengamanan gabungan untuk memastikan aksi aman dan tertib.
"Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya mempersiapkan kegiatan masyarakat dalam penyampaian pendapat di muka umum, termasuk terkait situasi arus lalu lintas," ungkapnya.
Dijelaskannya, personel gabungan itu terdiri dari 12.263 personel Polri, 500 personel TNI, 74 personel pemerintah daerah, 400 personel Pamdal DPR/MPR RI, serta 1.000 anggota Sabuk Kamtibmas/Potmas.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus menjamin kelancaran penyampaian aspirasi dari berbagai elemen masyarakat yang turun ke jalan memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
BACA JUGA:Kurs Dolar AS Hari Ini di Momen Harkitnas 2026 Naik Jadi Rp17.743, Rupiah Terus Tertekan
"Kehadiran personel di lapangan untuk memberikan rasa aman dan kelancaran dalam penyampaian aspirasi oleh saudara-saudara kita dari beberapa elemen masyarakat," ujarnya.
Pihaknya turut menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas untuk menghindari kepadatan kendaraan di sekitar titik aksi.
"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat karena merupakan hak yang dilindungi undang-undang. Kami juga mengimbau seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta saling menghormati dengan petugas TNI-Polri di lapangan." tandasnya.





