Jember, ERANASIONAL.COM – Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) Saiful Anwar memuji peran strategis para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam mendukung stabilitas lembaga. Oleh karena itu, momentum pertemuan anggota di GOR Perjuangan 45 menjadi panggung pembuktian kompetensi dan loyalitas kaum perempuan.
Plt. Ketua DWP Polije, Yeni Ida Kurniawati Surateno, menegaskan bahwa kecerdasan istri aparatur sipil negara sangat memengaruhi capaian prestasi institusi. Selanjutnya, organisasi wanita ini mewujudkan emansipasi tersebut melalui pelaksanaan tiga cabang lomba yang mengasah otak dan kreativitas motorik.
“Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Kebangkitan Nasional,” tutur Yeni Ida Kurniawati, Rabu (20/5/2026).
Keterlibatan aktif dalam lomba cerdas cermat serta manajemen limbah membuktikan bahwa perempuan masa kini memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Jadi, DWP Polije memosisikan diri sebagai mitra sejajar yang siap mengawal program-program strategis demi kemajuan dunia pendidikan.
“Tema acara yakni dengan semangat Kartini dalam pendidikan untuk mewujudkan perempuan yang cerdas, kreatif, dan berdaya,” jelas Yeni.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif peserta sekaligus membentuk perempuan yang cerdas, kreatif, dan berdaya,” kata Yeni menambahkan targetnya.
Sementara itu, Direktur Polije Saiful Anwar mengapresiasi tinggi kesabaran serta ketekunan para anggota DWP dalam mendampingi roda organisasi kampus. Menurutnya, manajemen merasa sangat terbantu oleh efisiensi anggaran penggabungan tiga acara besar yang diinisiasi oleh kaum perempuan ini.
“Pihak institusi mengapresiasi kegiatan tersebut karena mampu mengoptimalkan anggaran sekaligus memperingati tiga momentum penting secara bersama-sama,” ucap Saiful Anwar penuh hormat.
Alhasil, keselarasan visi antara manajemen kampus dan DWP akan mempercepat langkah Polije dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Pihak lembaga meyakini bahwa kesuksesan transformasi pendidikan vokasi di Indonesia selalu bermula dari dukungan keluarga yang harmonis.
“Seluruh civitas diharapkan semakin bangkit, bertransformasi, dan memperkuat pendidikan tinggi vokasi demi kemajuan Politeknik Negeri Jember,” pungkas Saiful Anwar.





