Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut konsep ekonomi Indonesia ideal harus berbentuk “Indonesia Incorporated” yang menekankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam semangat gotong royong. Dalam sistem tersebut, kelompok yang lebih kuat diharapkan dapat membantu yang lemah agar tidak tertinggal.
Baca juga: Presiden Prabowo Dorong Anak Muda Indonesia Jadi Pengusaha
“Yang kuat membantu yang lemah, yang lemah berhimpun dalam usaha bersama seperti koperasi,” ujar dia.
Ia menegaskan, dalam ekonomi yang ia bayangkan, tidak boleh ada pihak yang dominan dan terus-menerus menguasai pasar tanpa memperhatikan pemerataan kesejahteraan. Negara, menurutnya, harus hadir untuk memastikan keadilan, perlindungan, serta pemerataan ekonomi, tanpa menafikan peran mekanisme pasar.
“Kita butuh yang terbaik dari ekonomi pasar bebas, yaitu inovasi, kompetisi, keberanian mengambil risiko, dan manajemen yang baik,” kata Prabowo.
Lebih jauh, Prabowo juga menekankan pentingnya melahirkan generasi pengusaha baru dari kalangan muda. Ia mendorong penguatan pendidikan kewirausahaan serta akses pembiayaan bagi startup agar anak muda tidak hanya berorientasi menjadi aparatur sipil negara, tetapi juga berani masuk ke dunia usaha.
“Kita ingin anak-anak muda berani bersaing di dunia usaha. Setelah mereka dididik entrepreneurship, mereka juga harus diberi akses kredit startup,” ujarnya.
Prabowo turut menyinggung peran perbankan nasional, termasuk bank-bank milik negara, agar lebih berpihak kepada kelompok usaha kecil dan masyarakat luas. Ia meminta agar penyaluran kredit tidak hanya berfokus pada kelompok usaha besar yang sudah mapan.
Ia juga menyoroti ketimpangan akses pembiayaan, termasuk perbedaan suku bunga yang dinilainya tidak adil bagi pelaku usaha kecil dan pengusaha besar.
“Kalau dia (pengusaha besar) sudah lama terima kredit dari pemerintah, ya sudah berjuang dong. Masa terus menerus dikasih keberanian mereka. Kemudian orang miskin disuruh bayar bunga lebih tinggi daripada pengusaha besar,” tegas dia.
“Ini saya kira sudah di luar akal sehat. Saya perintahkan bank-bank pemerintah, rubah! Turunkan bunga-bunga untuk rakyat miskin, saudara-saudara kalian. Harusnya yang besar-besar dengan kekuatan mereka, dia bisa dapat financing dari mana-mana. Kan harusnya begitu,” tegas dia.
Menurut Prabowo, keberpihakan terhadap kelompok kecil penting untuk menciptakan demokrasi ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)





