Prabowo Klaim Cadangan Beras RI Tembus 5.3 Juta Ton, Tertinggi dalam Sejarah

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Prabowo klaim cadangan beras RI tembus 5.3 juta ton dan ini merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah Indonesia.  

Hal ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, bahwa pemerintah menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas utama nasional guna menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan dalam negeri.

Pemerintah mencatatkan capaian signifikan dalam peningkatan produksi pangan dan cadangan beras nasional sepanjang tahun 2026.

“Produksi kita tertinggi selama sejarah Republik Indonesia. Cadangan yang ada di gudang-gudang kita, di gudang pemerintah, (gudang) cadangannya tidak cukup. Kita harus sewa gudang-gudang lain. Kita sekarang punya cadangan sudah lebih dari 5,3 juta ton beras cadangan. Cadangan beras Desember 2025, 3,25 (juta ton). Sekarang 10 Mei, cadangan beras yang kita kuasai 5,3 juta ton,” ucap Presiden di DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026.

BACA JUGA:Prabowo: Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Asing Ambil Kekayaan RI Secara Ilegal

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa pemerintah berhasil memperkuat produksi pupuk nasional sekaligus menurunkan harga pupuk bagi petani.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

“Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, harga pupuk kita turunkan 20 persen. Petani-petani kita sekarang bisa menikmati pupuk dengan jumlah yang cukup. Yang sekarang kita harus jaga adalah jangan sampai pupuk subsidi diselewengkan atau diselundupkan ke tempat lain. Ini harus kita jaga bersama,” tutur Presiden.

Selain itu, Presiden juga menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau puluhan juta penerima di seluruh Indonesia.

Pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut di lapangan.

BACA JUGA:Curhat Saat Dikritik PDI-P, Prabowo: Saya Kadang Pilu, Tapi Itu Baik untuk Demokrasi

“Makan bergizi gratis sekarang sudah dinikmati oleh 62,4 juta penerima setiap hari. Angka ini termasuk 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868 ribu ibu hamil menerima MBG setiap hari,” ujar Presiden.

Dalam bidang investasi dan pengelolaan aset negara, Presiden turut menyoroti pembentukan dana kedaulatan nasional Danantara yang dibentuk pada tahun 2025.

Kehadiran Danantara disebut menjadi instrumen penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan percepatan industrialisasi nasional.

“Kita terus menemukan tanah milik negara, aset milik negara, gedung milik negara, yang nilainya tidak sedikit. Danantara ternyata sudah dirasakan keampuhannya, Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi,” ungkap Presiden.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Harga Mobil Jetour per Mei 2026, Semuanya SUV
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Wamenhan Sebut 400 Karyawan BUMN yang Digembleng TNI Punya IQ di Atas 120
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Sekda Uus Jadi Inspektur Upacara Harkitnas, Pramono: Ini Bentuk Penghormatan ASN
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Pidato Prabowo di DPR, Menteri hingga Kapolri Mulai Berdatangan
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Lewat KUR Perumahan, BSI Dorong Masyarakat Miliki Hunian Pendukung Usaha
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.