PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengubah susunan manajemen perusahaan lewat pengangkatan dua komisaris baru dalam rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa (RUPST&LB) Tahun Buku 2025. Langkah itu dikatakan menjadi bagian upaya perseroan memperkuat fondasi bisnis sekaligus mempercepat transformasi digital dan tata kelola perusahaan.
Dalam rapat yang digelar di kantor pusat BFIN di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (20/5), pemegang saham menyetujui pengangkatan Djemi Suhenda dan Abdul Haris Muhammad Rum sebagai komisaris independen BFI Finance.
Presiden Direktur BFI Finance, Sutadi menuturkan, kombinasi keduanya diharapkan dapat memperkuat arah transformasi perusahaan di tengah dinamika industri pembiayaan yang semakin kompetitif. "Kombinasi ini akan mengawal transformasi digital BFI Finance sekaligus memperkuat aspek tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam menghadapi dinamika industri," ungkap Sutadi dalam keterangan resmi, Rabu (20/5).
Djemi Suhenda dikenal memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di sektor perbankan dan transformasi digital, khususnya dalam pengembangan bisnis keuangan berbasis mass market. Kehadirannya dinilai dapat memperkuat strategi ekspansi perusahaan di segmen pasar ritel.
Sementara itu, Abdul Haris Muhammad Rum adalah praktisi hukum korporasi dan pasar modal yang telah berpengalaman lebih dari tiga dekade. Perseroan menilai keahliannya di bidang tata kelola perusahaan, hukum bisnis, dan kepatuhan akan memperkuat sistem pengawasan risiko perusahaan.
Selain perubahan di jajaran komisaris, BFI Finance juga mengangkat Amitoaj Singh sebagai direktur baru perseroan. Seluruh perubahan susunan pengurus tersebut akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam RUPST&LB yang sama, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen Tahun Buku 2025 sebesar Rp 1,035 triliun. Nilai tersebut setara 65,51% dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp 1,581 triliun sepanjang tahun lalu.
Perseroan menetapkan total dividen sebesar Rp 70 per saham. Jumlah tersebut terdiri atas dividen interim Rp 35 per saham yang telah dibayarkan pada 18 Desember 2025 dan dividen final Rp 35 per saham yang dijadwalkan dibagikan pada 18 Juni 2026.
BFI Finance adalah perusahaan pembiayaan yang bergerak di sektor pembiayaan multiguna, modal kerja, investasi, hingga pembiayaan kendaraan. Perseroan saat ini memiliki lebih dari 300 outlet di seluruh Indonesia dengan dukungan lebih dari 10 ribu karyawan.




