Lemhannas Dukung Rencana Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di Pulau Jawa

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com -- Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily mendukung rencana Kementerian Pertahanan membentuk Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).

Kebijakan memperbanyak BTP, khususnya di seluruh kabupaten/kota di Pulau Jawa, dinilai sebagai langkah yang strategis.

"Saya kira konsep tersebut sudah dirancang dan direncanakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan saya kira yang sekarang diperkuat ya, atau diperbanyak, terutama di seluruh kabupaten/kota di Jawa itu merupakan kebijakan yang sangat strategis yang dilakukan memang secara bertahap oleh Kementerian Pertahanan," kata Ace, di Kantor Lemhanas, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ace mengungkapkan alasan mengapa wilayah Pulau Jawa menjadi prioritas utama dalam akselerasi pembentukan BTP ini.

Baca juga: Pembacaan Tuntutan 4 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Diundur ke 3 Juni 2026

Faktor kepadatan penduduk serta potensi kerawanan sosial menjadi pertimbangan mendasar demi menjaga stabilitas keamanan nasional.

"Dan kenapa Jawa lebih diprioritaskan? Karena Jawa dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan juga potensi yang bisa menimbulkan instabilitas keamanan juga membuat memang BTP ini ya saya kira memang harus didahulukan," ungkap dia.

Selain fungsi pertahanan dan keamanan, keberadaan BTP di daerah juga diproyeksikan untuk bersinergi dengan program-program strategis milik pemerintah pusat, salah satunya di sektor pangan.

"Dalam rangka bagaimana memastikan juga berbagai program-program prioritas pemerintah ya, seperti misalnya ketahanan pangan, itu bisa dipastikan juga ada kemitraan dengan Batalyon Teritorial Pembangunan tersebut," ujar dia.

Ia menegaskan bahwa langkah Kemhan dalam mempercepat pembentukan BTP ini berjalan selaras dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita.

Menurut dia, kehadiran batalion tersebut diharapkan mampu mengakselerasi target-target nasional yang telah dicanangkan pemerintah.

"Jadi saya kira dengan mempercepat proses pembentukan BTP ya, Batalyon Teritorial Pembangunan ini, kita harapkan tentu akan semakin mempercepat capaian-capaian dari Asta Cita, terutama dalam konteks ketahanan pangan dan juga menjaga keamanan di negara kita bisa betul-betul bisa diwujudkan," tutur dia.

Ace juga menekankan bahwa ketahanan nasional yang kokoh hanya bisa dicapai jika situasi keamanan dalam keadaan kondusif.

"Karena salah satu prasyarat bagi ketahanan nasional saya kira juga adalah bagaimana kita membuat situasi keamanan lebih kondusif, ditambah juga dengan bagaimana mendorong program prioritas Bapak Presiden seperti ketahanan pangan bisa diwujudkan," ungkap dia.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut ketiadaan pasukan militer di tingkat kabupaten memunculkan banyaknya begal dan kriminalitas di pelbagai tempat.

Hal itu menjadi alasan pemerintah membentuk 750 batalion baru sampai 2029.

Baca juga: Menhan Targetkan Pembangunan 150 Batalion per Tahun

"Saya ingin sedikit menyinggung, apa manfaat batalion infanteri teritorial pembangunan. Apa yang kita lihat sebelum ada batalion teritorial pembangunan. Tadinya di kabupaten tidak ada pasukan. Apa yang terjadi? Begal kriminal itu yang besar sekali," ujar dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sjafrie mengatakan, setelah TNI menempatkan batalion dan membangun pangkalan di daerah yang diambilnya sebagai contoh itu, begal dan kriminal seketika hilang di atas 50 persen dari daerah itu.

Sebab, kata dia, tugas batalion teritorial pembangunan termasuk melakukan patroli keliling dengan kendaraan yang disiapkan oleh industri pertahanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Niat Puasa Dzulhijjah Sekaligus Puasa Senin Kamis, Teks Arab dan Artinya
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Daftar 6 Hari Libur Iduladha 2026 untuk Karyawan Swasta
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Periksa Pj Sekda Tulungagung dan Sejumlah Pejabat terkait Dugaan Penerimaan Uang oleh Bupati
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Respons Tegas GPCI usai Aktivisnya Diculik oleh Zionis Israel: Bukan Intersepsi Biasa
• 4 menit lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Targetkan Dollar Akan Jadi Rp16.800
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.