Beauties, dalam percakapan sehari-hari, kamu tentu pernah mendengar komentar yang sekilas terdengar sopan atau netral, tetapi ketika dipikirkan kembali, kalimat tersebut justru terasa seperti kalimat yang menyimpan kritik terselubung. Kalimat menghakimi yang terselubung semacam ini tentu akan membuat kamu merasa tidak nyaman, meskipun sekilas kalimat tersebut tidak terlihat sebagai bentuk serangan.
Karena disampaikan dengan cara yang tampak sopan, komentar seperti ini kerap dianggap wajar dan akhirnya terus digunakan dalam berbagai situasi. Padahal, jika dicermati lebih jauh, pilihan kata yang digunakan dapat memengaruhi cara seseorang memandang diri sendiri. Simak beberapa contoh kalimat yang sering terdengar sopan, tetapi sebenarnya bisa seperti kritik tersembunyi dilansir dari MSN!
“Ya… Itu Pilihan”Kalimat menghakimi yang terselubung sering muncul dalam bentuk ungkapan sederhana seperti “Ya… itu pilihan”/Foto: Freepik
Pada dasarnya, semua orang memang memiliki pilihan masing-masing. Namun dalam situasi tertentu, kalimat ini dapat menjadi cara halus untuk menyampaikan ketidaksetujuan tanpa membuatnya terdengar seperti komentar bernada menghakimi.
Misalnya, kamu berada dalam situasi ketika seorang sahabat datang dengan pakaian baru yang sangat ia sukai, sementara kamu merasa pakaian itu kurang cocok dan bukan sesuatu yang akan kamu pilih sendiri. Lalu, agar tidak menyinggung perasaannya, kamu mungkin hanya mengatakan, “Ya, itu pilihanmu” sebagai tanda bahwa kamu memahami keputusannya tanpa mengungkapkan pendapat sebenarnya.





