jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyebut setiap malam puluhan ribu kapal asing masuk perairan Indonesia secara ilegal, lalu merampok kekayaan dari laut Tanah Air.
"Bumi dan air kita sangat luas. Tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah," kata dia saat pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V pada 2025-2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).
BACA JUGA: Menyoroti Rendahnya Rasio Penerimaan RI, Presiden Prabowo Bilang Begini
Prabowo mengatakan tindakan kapal asing merampok kekayaan laut Indonesia tak bisa dibiarkan terus-menerus.
"Harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri," ujar eks Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu.
BACA JUGA: Prabowo Minta Seluruh Menteri Tindak Tegas Pelaku Pungli di Birokrasi
Prabowo dalam sambutan menyebut Indonesia punya modal untuk mewujudkan cita-cita tentang kemandirian.
"Posisi geografis kita sangat strategis. Puluhan persen perdagangan dunia melalui perairan kita," katanya.
BACA JUGA: Di Depan DPR, Prabowo Janjikan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen
Selain posisi geografis, kata Prabowo, Indonesia memiliki bonus demografi yang menopang konsumsi domestik dan pasar yang besar.
"Pasar kita bisa sebesar Eropa," katanya.
Dia kemudian mengungkit sumber daya alam (SDA) Indonesia yang melimpah karena menguasai nikel hingga kelapa sawit demi mewujudkan kemandirian.
"Kita punya komoditas-komoditas yang sangat berharga. Batu bara kita, nikel kita, tembaga kita, minyak kelapa sawit kita, logam tanah jarang, kekayaan lautnya melimpah," kata Prabowo. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Apa Motif Pelaku Pembunuhan Sadis di Pekanbaru? Wanita Terlibat
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan



