Sebut Tuntutan Jaksa Cuma Emosi, Pengacara Nadiem Tantang Buka Bukti Ini

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kubu Nadiem Makarim merespons tuntutan 18 tahun penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook dan CDM. Penasihat Hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menuding tuntutan berat tersebut hanya didasarkan pada emosi dan ambisi semata, bukan atas dasar rasionalitas atau logika hukum yang kuat.

"Kalau saya menyimpulkan bahwa kemarin tuntutan itu itu emosi dan ambisi jadi karena sudah ditutupi oleh emosi lalu ambisi yang begitu besarnya, sehingga dituntut setinggi-tingginya karena tidak lagi pakai rasionalitas tidak lagi pakai logika-logika hukum,” ujar Ari kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Kondisi Nadiem Makarim Pascaoperasi

Ari menegaskan, selama proses persidangan bergulir, banyak ditemukan kesalahpahaman yang membuat poin dakwaan jaksa menjadi tidak menyambung. Salah satunya adalah pemaksaan pembahasan sektor pasar modal dan stock split (pemecahan saham) ke dalam perkara pengadaan barang.

“Jadi yang diomongin soal tentang apa stock split tiba-tiba loncat ke pengadaan, hubungannya itu gak ada sama sekali, sama sekali gak ada,” jelasnya.

Selain masalah substansi dakwaan yang dinilai melompat, Ari juga menyoroti klaim JPU yang mengaku memiliki bukti elektronik berupa rekaman percakapan. Klaim tersebut kerap digaungkan jaksa di ruang sidang, namun menurut Ari pembuktiannya tidak pernah jelas.

Ari pun menantang balik JPU untuk membeberkan bukti-bukti elektronik tersebut secara transparan ke publik agar masyarakat bisa menilai langsung keabsahannya.

“Tunjukkan bukti kuat apa, chat WA chat WA-nya bunyinya apa? Mana yang pidananya, mana yang perbuatan melawan hukumnya yang mana? Sesederhana itu sebetulnya,” ungkap Ari menantang.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Enggan Bicara Perpanjangan Kontrak, Pelatih Persik Fokus Laga Terakhir Kontra Persebaya
• 13 jam lalubola.com
thumb
Iran Ancam Perluas Perang hingga Keluar Timteng jika AS Lanjutkan Serangan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Anaknya Dikabarkan Ditangkap Israel, Ibu Aktivis Kemanusiaan Andi Angga: Kami Shock
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Sebut AS Bergerak Cepat untuk Akhiri Perang dengan Iran
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hari Kebangkitan Nasional, Rutan Muntok Gelar Pengobatan Gratis untuk Masyarakat
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.