Jakarta (ANTARA) - PT Lintas Armada Indonesia (LAI) menyalurkan bantuan ke dua panti asuhan dan dua panti wreda yang ada di Jakarta untuk membantu pengelola panti dalam memenuhi kebutuhan penghuni panti tersebut.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa berbagi kepada saudara kami yang kurang beruntung secara ekonomi,” kata Owner PT Lintas Armada Indonesia (LAI) Antonius Chandra didampingi Direksi Susana Wongso, dan PH Haji Junaidi di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan ada empat panti tersebut tersebar di Pejagalan, Penjaringan, Cengkareng, dan Sunter Tanjung Priok.
Perusahaan mulai melakukan distribusi bantuan kepada panti-panti tersebut pada Rabu, dimulai dari Panti Asuhan Adinda dan Panti Sosial Bina Daksa Budhi Bakti di Jakarta Barat.
“Selanjutnya dua panti lagi akan disalurkan bantuan di hari selanjutnya,” kata Chandra.
Menurut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan perusahaan dan setiap tahun kegiatan bakti sosial besar ini dilakukan setiap dua kali dalam setahun
“Perusahaan kami menunjukkan dedikasi dan cinta terhadap sesama dengan berbagi agar dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain ikut berbagi meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang beruntung secara ekonomi,” imbuh Chandra.
Dalam aksi kali ini, bantuan yang diberikan berupa bantuan pangan seperti 410 kilogram beras, telur, minyak, makanan kaleng, kebutuhan bumbu dapur, alat kebersihan diri, buku serta peralatan sekolah dan kebutuhan lainnya.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada saudara-saudara kami serta membantu pengelola dalam memenuhi kebutuhan penghuni panti,” kata dia.
Sementara pengelola Panti Asuhan Adinda Nani Suharti Soedarmo mengaku bersyukur dengan bantuan yang diterima.
PT Lintas Armada Indonesia (LAI) menyalurkan sejumlah bantuan kepada panti asuhan dan panti wreda di Jakarta pada Rabu (20/5/2026) (ANTARA/Mario Sofia Nasution) Ia mengaku jumlah bantuan yang diterima panti yang dikelolanya sejak tahun 1998 mulai berkurang.
“Mungkin karena kondisi ekonomi sehingga bantuan berkurang,” kata dia.
Nani mengatakan panti asuhan yang dikelolanya diisi 50 anak yang terdiri dari anak SD, SMP, dan SMA. Semuanya berasal dari Jakarta dan dititipkan karena berbagai alasan, termasuk mereka yang tidak punya rumah.
Hal senada disampaikan Kasatpel Pelayanan Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti 2 Siti Nurhayati yang mengapresiasi bantuan yang diberikan.
Siti mengatakan panti sosial yang dikelolanya dihuni 430 lansia. Lebih dari separuh diantaranya tengah sakit terbaring di tempat tidur dan membutuhkan perawatan.
“Ada 260 orang yang sakit terbaring disini dan ada 186 orang yang mandiri dan lainnya,” kata dia.
Baca juga: Aksi berbagi kasih dan doa untuk Sumatra di Panti Asuhan Pintu Elok
Baca juga: Srikandi Jakarta rayakan Hari Ibu dengan berbagi ke panti asuhan
Baca juga: Polisi salurkan bantuan sembako ke panti asuhan di Jakarta Utara
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa berbagi kepada saudara kami yang kurang beruntung secara ekonomi,” kata Owner PT Lintas Armada Indonesia (LAI) Antonius Chandra didampingi Direksi Susana Wongso, dan PH Haji Junaidi di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan ada empat panti tersebut tersebar di Pejagalan, Penjaringan, Cengkareng, dan Sunter Tanjung Priok.
Perusahaan mulai melakukan distribusi bantuan kepada panti-panti tersebut pada Rabu, dimulai dari Panti Asuhan Adinda dan Panti Sosial Bina Daksa Budhi Bakti di Jakarta Barat.
“Selanjutnya dua panti lagi akan disalurkan bantuan di hari selanjutnya,” kata Chandra.
Menurut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan perusahaan dan setiap tahun kegiatan bakti sosial besar ini dilakukan setiap dua kali dalam setahun
“Perusahaan kami menunjukkan dedikasi dan cinta terhadap sesama dengan berbagi agar dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain ikut berbagi meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang beruntung secara ekonomi,” imbuh Chandra.
Dalam aksi kali ini, bantuan yang diberikan berupa bantuan pangan seperti 410 kilogram beras, telur, minyak, makanan kaleng, kebutuhan bumbu dapur, alat kebersihan diri, buku serta peralatan sekolah dan kebutuhan lainnya.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada saudara-saudara kami serta membantu pengelola dalam memenuhi kebutuhan penghuni panti,” kata dia.
Sementara pengelola Panti Asuhan Adinda Nani Suharti Soedarmo mengaku bersyukur dengan bantuan yang diterima.
PT Lintas Armada Indonesia (LAI) menyalurkan sejumlah bantuan kepada panti asuhan dan panti wreda di Jakarta pada Rabu (20/5/2026) (ANTARA/Mario Sofia Nasution) Ia mengaku jumlah bantuan yang diterima panti yang dikelolanya sejak tahun 1998 mulai berkurang.
“Mungkin karena kondisi ekonomi sehingga bantuan berkurang,” kata dia.
Nani mengatakan panti asuhan yang dikelolanya diisi 50 anak yang terdiri dari anak SD, SMP, dan SMA. Semuanya berasal dari Jakarta dan dititipkan karena berbagai alasan, termasuk mereka yang tidak punya rumah.
Hal senada disampaikan Kasatpel Pelayanan Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti 2 Siti Nurhayati yang mengapresiasi bantuan yang diberikan.
Siti mengatakan panti sosial yang dikelolanya dihuni 430 lansia. Lebih dari separuh diantaranya tengah sakit terbaring di tempat tidur dan membutuhkan perawatan.
“Ada 260 orang yang sakit terbaring disini dan ada 186 orang yang mandiri dan lainnya,” kata dia.
Baca juga: Aksi berbagi kasih dan doa untuk Sumatra di Panti Asuhan Pintu Elok
Baca juga: Srikandi Jakarta rayakan Hari Ibu dengan berbagi ke panti asuhan
Baca juga: Polisi salurkan bantuan sembako ke panti asuhan di Jakarta Utara





