Wacana Syarat IQ 130 di Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Beri Peringatan Keras

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Program "Sekolah Maung" (Manusia Unggulan) yang menjadi terobosan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan sorotan tajam dari parlemen. 

Komisi V DPRD Jawa Barat secara resmi mengingatkan Pemerintah Provinsi agar waspada terhadap risiko munculnya kesenjangan atau "jurang" pendidikan yang lebih dalam di tengah masyarakat.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengungkapkan kekhawatirannya jika sekolah yang dikonsepkan untuk mencetak talenta unggul ini justru memicu kembalinya sistem pelapisan atau kasta dalam dunia pendidikan formal.

“Jangan sampai ini mempertegas kastanisasi sekolah. Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dulu dianggap kasta paling tinggi dan sekolah lain berada di bawahnya. Itu jangan sampai terulang,” tegas Yomanius dalam keterangannya di Bandung, Rabu (20/5).

Meskipun bertujuan mulia untuk melahirkan siswa yang kompetitif di kancah dunia, Sekolah Maung memiliki mekanisme seleksi lintas wilayah tanpa batasan zonasi. 

Hal inilah yang dinilai berpotensi menciptakan persaingan yang tidak seimbang antar-satuan pendidikan di Jawa Barat.

Yomanius menambahkan bahwa pada prinsipnya, pengembangan bakat istimewa memang memerlukan wadah yang tepat.

“Namanya prestasi, baik prestasi akademik, olahraga, seni maupun keagamaan untuk kemudian bisa ditonjolkan dan dipersiapkan dengan baik agar menghasilkan lulusan yang mampu bersaing,” jelasnya.

Selain aspek akademik, Sekolah Maung rancangan Dedi Mulyadi ini juga menyasar sektor pendidikan vokasi. 

Penguatan pada SMK unggulan diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang terampil melalui praktik yang intensif dan berkualitas.

Namun, yang cukup mengejutkan adalah munculnya wacana mengenai standar intelektual yang sangat tinggi bagi calon siswanya. 

Dalam diskusi antara DPRD dan Dinas Pendidikan Jabar, sempat mencuat standar nilai IQ yang cukup fantastis bagi calon peserta didik.

“Siapapun bisa masuk asal unggul. Tadi, bahkan sempat disebut IQ minimal 130, walaupun itu masih dikaji,” ungkap Yomanius.

DPRD berharap agar Sekolah Maung tetap menjadi sarana peningkatan mutu pendidikan secara inklusif tanpa harus mengorbankan prinsip keadilan bagi seluruh sekolah di Jawa Barat. (ant/dpi)


 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Layanan Haji Lancar, Pemerintah Matangkan Persiapan Armuzna
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Tak Pernah Perintahkan TNI-Polri Masuk Jabatan Sipil, Kata Pigai
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo ke Buruh dan Pengusaha: Jangan Cuma Minta, Harus Kerja Sama
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Lantik 884 Pejabat Pemprov DKI, Pelayanan Publik Harus Lebih Cepat dan Nyaman
• 14 jam laludisway.id
thumb
Siap Hadapi Atmosfer Kandang Persib, Mario Lemos Pastikan Persijap Siap Bertempur dengan Mentalitas Pemenang
• 14 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.