Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot mengenai adanya tudingan terkait aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.

Sebelumnya, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) dan sejumlah kelompok masyarakat mengatakan bahwa perusahaan tersebut menjalankan penambangan nikel di Pulau Gebe dan wilayah Halmahera Tengah tanpa kelengkapan izin tertentu.

Nama Sherly Tjoanda terseret dalam kasus ini lantaran dirinya menguasai saham dalam perusahaan tersebut sekitar 71%. 

Kini Gubernur Malut itu menjelaskan secara rinci kepemilikan saham tersebut.

Mayoritas saham PT Karya Wijaya yang dimiliki Sherly Tjoanda, sebelumnya merupakan milik Benny Laos. Ketika mantan Bupati Pulau Morotai meninggal dunia, maka saham tersebut diwariskan kepadanya.

Namun, ibu tiga anak ini menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan penambangan secara ilegal.

“Saya sudah bilang bahwa saya memiliki tambang iya, tepatnya almarhum suami saya memiliki tambang. Kemudian beliau meninggal, beliau mewariskan ke saya. Sekarang saya memiliki tambang, ya,” ungkap Sherly Tjoanda pada tayangan YouTube Nusantara TV.

“Kemudian, apakah saya melakukan penambangan ilegal? Saya tidak melakukan penambangan ilegal,” tegasnya.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Dirinya berani meyakinkan bahwa seluruh yang ia lakukan telah sesuai dengan aturan dan hukum. 

“Saya melakukan semua sesuai aturan dan hukum. Jika saya melakukan ilegal, maka saya menerima konsekuensinya secara hukum,” ujarnya.

Sebagai orang nomor satu di Maluku Utara, ia paham betul dengan kondisi terkini disaat Presiden Prabowo Subianto sedang menertibkan penambangan ilegal. 

Sehingga Sherly menepis dengan tegas tudingan miring terhadapnya mengenai penambangan ilegal di Maluku Utara.

Bahkan ia berani meyakinkan bahwa seluruh praktik bisnis dimiliki tidak ada yang ilegal.

“Saya ini nggak gila, saya Gubernur, melakukan tambang ilegal di kondisi presiden yang sedang menertibkan tambang ilegal,” tegas Sherly.

“Sebagai Gubernur, kalau saya bisa dengan lurus, kenapa saya melakukan yang ilegal? Kalau disurvei semua, tidak ada kegiatan bisnis saya yang ilegal,” sambungnya.

Sherly mengatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam operasional perusahaan tersebut. 

Almarhum Benny Laos memang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diwariskan kepadanya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dirjen Imigrasi soal Syarat Izin Tinggal di Paspor: Hindari Sanksi Illegal Stay
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Beri Kelonggaran Retensi DHE Migas, Setoran ke Dalam Negeri Maksimal 30 Persen
• 11 jam lalupantau.com
thumb
5 Berita Populer: Alasan Calvin Dores Jual Mata; Tantri Debut Solo "Ibu Pekerja"
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Persija Jakarta Gunakan Bus Listrik Mulai Musim 2026/2027
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Disebut Bakal P21, Roy Suryo: Belum Ada Keterangan Resmi
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.