Curhatan Ahmad Khotibul ke Dedi Mulyadi: Ririn Cicil 30 Kali, Jasa Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Belum Lunas

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kasus dana pensiun atas nama Aman Yani terus menyimpan kejutan. Dalam sebuah perbincangan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, pengacara Ahmad Khotibul mengungkap fakta yang selama ini ia pendam, jasa hukumnya dalam proses pencairan dana pensiun tersebut belum pernah dibayar lunas oleh Ririn.

Sepakat Success Fee, Dibayar Separuh

Ahmad Khotibul mengisahkan bahwa ia semula mendapat kesepakatan success fee dari proses pencairan dana pensiun Aman Yani. Namun kenyataan di lapangan jauh dari harapan.

"Saya dapat Rp70 juta waktu itu. Rp70 juta sisanya berarti Rp50 juta. Rp50 jutanya gimana, Rin? Ya nanti cicilkan, ini kan bayarnya belum semua. Sambil berjalan. Ya sudah kalau gitu kamu diangsur juga enggak apa-apa," ujar Ahmad Khotibul menirukan percakapannya dengan Ririn dalam tayangan YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL 19 Mei 2026..

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi tampak tak bisa menyembunyikan rasa herannya.

"Pengacara sampai ngangsur gitu nerima gitu. Oh iya baik banget pengacaranya," kata Dedi sambil tertawa.

30 Kali Cicilan, Masih Sering Macet

Situasi tak kunjung membaik. Ahmad Khotibul mengungkap bahwa cicilan pembayaran jasanya berjalan sangat lambat dan kerap tersendat.

"Dibayarlah itu dan berjalannya waktu 30 kali angsuran. Jadi masih kurang 20 angsuran, tiap bulan tapi masih ada lah macetnya. Kalau diingatkan bayar," ungkapnya.

Dedi Mulyadi pun menyinggung kemungkinan bahwa pembayaran angsuran itu bersumber dari ATM yang sebelumnya digunakan dalam proses pencairan dana pensiun.

"Mungkin dia ngambil ATM itu," ujar Dedi.

"Itu fakta yang saya rasakan seperti itu," jawab Ahmad Khotibul.

Dijanjikan Pertemuan, Tak Pernah Datang

Selain soal uang, ada luka lain yang dirasakan Ahmad Khotibul, rasa dikhianati. Sejak awal, ia selalu dijanjikan akan ditemui langsung oleh sosok yang mengaku sebagai Aman Yani setelah urusan selesai. Tapi janji itu tak pernah ditepati.

"Kalau sudah selesai perkara ini diurus Pak Khotib akan datang, akan mengucapkan terima kasih. Enggak datang juga," cerita Ahmad Khotibul.

Dedi Mulyadi langsung menimpali dengan nada bercanda namun tajam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putri Ahmad Bahar Trauma Usai Dibawa GRIB: Takut Jika Ada Mobil di Depan Rumah
• 3 jam lalukompas.com
thumb
KRL yang Ditabrak KA Berhenti di Stasiun Bekasi Timur karena Ada Kerumunan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kas Tebal, Dividen Telkom (TLKM) Diusulkan Tidak Turun
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Indonesia Intensif Bernegosiasi untuk Selamatkan Empat WNI ABK yang Disandera di Somalia
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Menjulang 1 Kilometer di Atas Puncak
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.