JAKARTA, DISWAY.ID - Polisi memastikan Model MUSE Ansy Jan De Vries bukan korban begal di Kawasan Kebon Jeruk sebagaimana yang viral di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan hal itu diketahui usai didalami oleh penyidik.
BACA JUGA:Cuma Butuh Waktu 3 Hari, 16 Pelaku Begal Menyerah Usai Terlibat Pencurian dengan Kekerasan
"Direktorat PPA dan PPO bersama Satelit PPAT Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk, didampingi UPT P3A, psikolog, termasuk Dokkes Polda Metro Jaya telah melakukan langkah proaktif mendatangi saudari AWS dan melakukan pendalaman," katanya kepada awak media, Rabu 20 Mei 2026.
Dijelaskannya, Ansy Jan De Vries atau AWS tidak menjadi korban pembegalan ataupun tindak pidana lainnya.
Perihal unggahan yang menyebut AWS menjadi korban begal, motifnya disebut iseng.
"Yang bersangkutan bukanlah korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya. Motifnya pertama karena iseng," ucapnya.
BACA JUGA:4 Begal Bercelurit di Gunung Sahari Dibekuk
Polda Metro Jaya juga melakukan pengecekan ke pihak rumah sakit terkait kabar AWS sempat menjalani perawatan akibat menjadi korban kejahatan. Namun hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan data tersebut.
"Hal tersebut juga sudah diklarifikasi dari manajemen Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat, tidak ada nama AWS selama satu bulan terakhir," paparnya.
Pihaknya tetap memberikan pendampingan psikologis kepada AWS sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi yang bersangkutan.
"Polda Metro Jaya tidak pernah membatasi masyarakat bermain media sosial. Tetapi apabila memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan, kami akan mencoba mengklarifikasi tujuan dan motivasinya," tuturnya.
Pihaknya mengingatkan masyarakat agar memeriksa terlebih dahulu fakta dan kebenaran suatu peristiwa sebelum mengunggahnya ke media sosial.
BACA JUGA:Gabung RM Entertainement, Riccardo Mazzoni Sebut Maya Moss Punya Bakat Luar Biasa
"Harap diperdalam dulu fakta dan peristiwa sebenarnya sehingga tidak menyesatkan kita semua," imbaunya.
- 1
- 2
- »





