Harga minyak mentah anjlok pada perdagangan Rabu (20/5), setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan AS berada dalam ‘tahap akhir’ dengan Iran, meningkatkan ekspektasi untuk memulai kembali aliran energi dalam waktu dekat melalui Selat Hormuz yang kritis.
Dikutip dari Bloomberg, minyak WTI untuk pengiriman Juli turun 5,7 persen menjadi USD 98,26 per barel di New York. Sementara Brent untuk penyelesaian Juli turun 5,6 persen menjadi USD 105,02 per barel.
Batu BaraSedangkan harga batu bara menurun pada penutupan perdagangan Rabu. Harga batu bara ICE Newcastle berdasarkan situs Barchart ditutup turun 1,4 persen menjadi USD 137,45 per ton.
CPOHarga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO melesat hampir 2 persen menjadi MYR 4.650 per ton.
NikelHarga nikel juga mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik tipis 0,65 persen menjadi USD 18.929 per ton.
TimahHarga timah juga menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah melonjak 4,69 persen dan menetap di USD 54.034 per ton.





