Kementerian ESDM Lelang 13 Blok Migas Baru di IPA Convex 2026, Ini Daftarnya

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya pada Inaugurasi Indonesia Petroleum Association Convention anan Exhibition (IPA Convex) 2026, Rabu (20/5/2026). (Sumber: Kementerian ESDM)

TANGERANG, KOMPAS.TV — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka putaran pertama lelang minyak dan gas bumi (migas) tahun 2026. 

Tidak tanggung-tanggung, pemerintah langsung menawarkan 13 Wilayah Kerja (WK) atau blok migas baru bernilai strategis.

Pengumuman besar ini disampaikan langsung di hadapan para investor dan pengusaha energi dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 yang digelar di Tangerang, Banten, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga: Wamen ESDM Temui Perusahaan Migas Rusia, Proyek Blok Tuna Ditargetkan Lanjut Juni 2026

“Kementerian ESDM secara resmi mengumumkan putaran pertama lelang minyak bumi Indonesia tahun 2026, dengan total 13 wilayah kerja,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, dikutip dari Antara.

Demi mendongkrak gairah investasi hulu migas nasional, pemerintah meluncurkan strategi baru.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini pemerintah memberikan fleksibilitas penuh kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk memilih skema bagi hasil Production Sharing Contract (PSC) yang mereka inginkan. 

Investor dibebaskan memilih antara skema gross split atau cost recovery.

Sebagai informasi, skema gross split memungkinkan perusahaan migas mendapat porsi bagi hasil yang lebih besar di awal, namun seluruh biaya produksi ditanggung sendiri tanpa diganti pemerintah.

Sebaliknya, skema cost recovery memberikan kepastian pengembalian biaya operasi oleh pemerintah, meski porsi bagi hasil untuk negara biasanya menjadi lebih tinggi karena ikut menanggung risiko modal.

Tak hanya fleksibilitas kontrak, pemerintah juga menebar sederet stimulus fiskal lainnya. 

Mulai dari insentif perpajakan yang longgar hingga pemberian kompensasi atas penyerahan minyak dan gas untuk kebutuhan domestik atau DMO Fee (Imbalan DMO).

"Bagi yang tertarik untuk berpartisipasi, lelang dimulai hari ini," kata Laode.

Pemerintah membagi proses tender ini ke dalam beberapa gelombang dan jalur masuk bagi para investor:

Baca Juga: Pasokan Minyak Mentah dari Nigeria Sudah Tiba, Kementerian ESDM Ungkap 3 Sumber Energi Alternatif RI

  • Jalur Direct Offer (Penawaran Langsung): Akses dokumen penawaran dibuka mulai 20 Mei hingga 3 Juli 2026. Sementara batas akhir pengumpulan dokumen ditetapkan pada 6 Juli 2026.
  • Jalur Regular Tender (Studi Area ABT 2025): Mencakup Blok Rupat, Puri, Pesut Mahakam, Bengara II, Maratua II, Rombebai, dan Jayapura. Akses dokumen dibuka hingga 17 Juli 2026, dengan batas akhir penawaran pada 20 Juli 2026.
  • Jalur Regular Tender Lainnya: Mencakup Blok Namori, South Tanimbar, Cerera, dan Areca Bruni. Akses dokumen dibuka lebih panjang hingga 15 September 2026, dan ditutup pada 17 September 2026.

Berikut daftar dan rincian untuk 13 blok atau wilayah kerja migas yang dilelang oleh pemerintah:

Rincian Lengkap 13 Blok Migas yang Dilelang Pemerintah di IPA Convex 2026

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • lelang blok migas 2026
  • ipa convex 2026
  • kementerian esdm
  • wilayah kerja migas
  • psc cost recovery
  • gross split
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Cabai Rawit Turun Jadi Rp57.650 per Kg, Telur Ayam Rp32.500 per Kg
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Menkum Supratman Pastikan Negara Hadir Lindungi WNI yang Duculik Zionis Israel
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
HKI Desak Pemerintah Segera Rampungkan RUU Kawasan Industri
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
8 Pendulang Emas di Yahukimo Dibunuh OPM, TNI Kejar Pelaku
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Bongkar ‘Permainan Gelap’ Ekspor RI, Temukan Harga Sawit Dimainkan via Singapura
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.