Jakarta, CNBC Indonesia - Seekor kerbau albino di Bangladesh mendadak viral dan menjadi sensasi media sosial. Ini karena ia memiliki rambut pirang mirip dengan gaya rambut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Hewan berbobot sekitar 700 kilogram itu bahkan dijuluki "Donald Trump" oleh pemiliknya. Sejak awal Mei, kerbau itu bahkan ramai didatangi warga yang ingin berfoto.
Mengutip AFP, kerbau tersebut dipelihara di sebuah peternakan di Narayanganj, dekat ibu kota Dhaka. Pemiliknya, bernama Zia Uddin Mridha.
- Penuh Haru! Potret Lautan Manusia Padati Ka'bah Jelang Puncak Haji
- Media AS-Singapura Sorot Prabowo Kontrol Ekspor Komoditas, Sebut Ini
- Breaking News: Trump Umumkan Update Baru Proposal Damai Perang AS-Iran
Mridha mengatakan nama unik itu diberikan oleh adiknya karena rambut sang kerbau yang pirang dan menjuntai menyerupai gaya khas Trump. "Adik saya memberi nama itu karena rambut kerbau ini sangat tidak biasa," kata Mridha dikutip Kamis (21/5/2026).
Di peternakan itu, kerbau viral tersebut dimandikan menggunakan ember air dingin sambil rambut pirangnya disisir rapi dengan sikat merah muda. Rambut pirang itu kemudian ditata di antara tanduk besar melengkung yang menjadi daya tarik utama hewan tersebut.
"Kemewahan satu-satunya yang dia nikmati adalah mandi empat kali sehari," ujar Mridha sambil bercanda.
"Namun kesamaan antara kerbau itu dan Trump hanya sebatas gaya rambut," tambahnya.
Sementara pejabat departemen peternakan Bangladesh menyebut kerbau albino seperti itu sangat langka. Kondisi albino menyebabkan hewan tampak putih atau merah muda akibat kurangnya produksi melanin.
StresSebenarnya, karena viral, pengunjung terus berdatangan. Mulai dari anak-anak, pemburu konten media sosial hingga warga penasaran yang ingin melihat langsung kerbau tersebut.
Salah satunya Faisal Ahmed. Ia rela datang bersama lima anggota keluarga dan temannya demi melihat kerbau viral tersebut.
Ahmed juga mengatakan bagaimana keponakannya bahkan menempuh perjalanan perahu selama satu jam hanya untuk melihat sang kerbau. Itu sebuah untuk sang kerbau.
"Benar-benar ada kemiripan antara kerbau itu dan Presiden Donald Trump," katanya kepada AFP.
Meski begitu, Mridha mengaku karena hal itu, kerbau peliharaannya mengalami penurunan berat badan. "Donald Trump", ujarnya, stres karena terlalu banyak orang yang datang dan mengintipnya.
Siap Dikurbankan untuk Idul AdhaSebenarnya, fenomena viral ini muncul menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha bagi umat Muslim. Bangladesh adalah negara mayoritas Muslim dengan populasi sekitar 170 juta jiwa.
Setiap Idul Adha, lebih dari 12 juta hewan ternak seperti kambing, sapi, domba, dan kerbau diperkirakan disembelih sebagai bagian dari tradisi kurban. Donald Trump" pun menjadi salah satu hewan kurban di hari raya.
Meski menjadi bintang media sosial, "Donald Trump" bukan satu-satunya hewan dengan nama unik di peternakan tersebut. Ada pula kerbau agresif bernama "Tufan", kerbau berbadan besar bernama "Fat Boy", hingga sapi berambut pirang yang dinamai seperti pesepak bola Neymar.
Sementara Mridha mengaku memiliki ikatan emosional kuat dengan kerbau berusia empat tahun itu. Ia akan merindukan dirinya jika jadi disembelih.
"Saya akan merindukan Donald Trump, tetapi itulah inti semangat Idul Adha, yakni berkorban," ujarnya.
(sef/sef) Add as a preferred
source on Google




