TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Atap akses pejalan kaki menuju Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, rusak parah pada Kamis (21/5/2026).
Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah bagian atap spandek terlihat bolong dan berlubang. Dari banyaknya yang bolong, ada satu titik yang terlihat memiliki kerusakan yang parah.
Kondisinya tampak hancur hingga tumbuhan bambu menembus atap tersebut.
Baca juga: Beroperasi Mulai Agustus 2026, Ini 5 Stasiun Baru LRT Velodrome-Manggarai
Kondisi itu membuat serpihan dari bambu maupun atap tampak berjatuhan.
Walaupun begitu, akses tersebut masih dilalui pejalan kaki, mulai dari pengguna KRL hingga mahasiswa yang hendak menuju kampus Universitas Pembangunan Jaya (UPJ).
Selain itu, terlihat juga sejumlah petugas tengah melakukan perbaikan di titik yang rusak parah.
Ada tiga petugas yang ada di lokasi, satu petugas pengamanan yang berjaga agar orang yang lewat bisa tetap aman.
Sementara dua orang lainnya tengah melakukan perbaikan dengan membuka sebagian spandek yang rusak.
Material atap spandek yang telah dilepas tampak ditumpuk di sekitar area perbaikan.
Perbaikan tersebut diharapkan bisa segera selesai.
Salah satunya penumpang KRL, Mariam (25) mengaku khawatir saat melintas di bawah atap yang rusak, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
“Iya sih, takut roboh juga. Paling takut itu kalau pas hujan karena belakangan ini hujan angin,” ujar Mariam saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis.
Menurut dia, kondisi atap yang rusak sudah terjadi cukup lama. Namun untuk perbaikannya, kata dia, baru terlihat dilakukan hari ini.
Selain itu, pencahayaan di akses menuju stasiun juga dinilai masih minim.
Baca juga: 16 Pencuri Ditangkap dalam 3 Hari, Polisi Selidiki Dugaan Jaringan Begal