Tim Amirul Hajj Indonesia yang tiba di Tanah Suci langsung menggelar rapat untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan fase puncak ibadah haji. Koordinasi intensif dilakukan untuk mematangkan skema pelayanan dan pergerakan jemaah ketika memasuki fase Armuzna.
Rapat yang berlangsung secara maraton difokuskan pada pematangan persiapan puncak haji 1447 Hijriah yang menjadi tahap paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pembahasan meliputi berbagai aspek, mulai dari kesiapan tenda dan fasilitas pendukung, skema pergerakan jemaah, pelayanan konsumsi, hingga antisipasi kepadatan ketika puncak pergerakan jemaah.
Baca juga: Menhaj Bakal Evaluasi Layanan Operasional Haji Secara Berkala
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, pemerintah berharap penyelenggaraan puncak ibadah haji dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah Indonesia.
"Salah satu tugas dari Amirul Hajj adalah untuk memastikan bahwa semua proses haji para jemaah kita bisa berjalan dengan lancar, dengan aman, dengan nyaman, dan semua pulang dengan sehat dan menjadi haji yang mabrur. Itu harapan kita semuanya." kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 21 Mei 2026.




