Sebuah pabrik plastik di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar sejak hari Senin (18/5) lalu. Proses pemadaman sudah berlangsung selama 4 hari. Statusnya saat ini masih pendinginan.
Kasie Ops Damkar Jakbar, Syaiful Kahfi, mengungkapkan api sulit dipadamkan imbas material yang terbakar sebagian besar adalah plastik. Proses pendinginan pun tak kalah sulitnya karena material plastik itu tertimbun puing-puing bangunan.
"Ya, masih proses pendinginan, material yang terbakar sebagian besar terbuat dari plastik, proses pendinginan terkendala karena materialnya tertimbun puing bangunan yang sudah runtuh," ujar Syaiful saat dihubungi, Kamis (21/5).
"Jadi, perlu alat beko untuk mengurai sekalian disemprot pemadam, kami juga buka tembok sebelah bangunan untuk menemukan titik-titik api," tambahnya.
Syaiful menjelaskan, kebakaran mulai terjadi pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB lalu. Kini, proses pemadaman masih terus diupayakan.
"Masih proses," tambah Syaiful.
Belum diketahui apa penyebab dari kebakaran ini. Syaiful menyebut tak ada korban tewas maupun luka dalam kejadian ini.
"Cuma sesak napas aja dari anggota relawan kebakaran," ucap Syaiful.
"Ditangani di TKP," tandasnya.





