LAMPUNG UTARA, iNews.id – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Pratu Mar Zalendra Derdika di Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Prajurit marinir itu gugur saat menjalani pendidikan pasukan elite TNI Angkatan Laut, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta.
Ayah korban, Perly Haryadi menuturkan, beberapa hari sebelumnya keluarga memang sempat mendengar kabar bahwa kondisi kesehatan putranya menurun selama latihan, namun mereka tidak menyangka putra mereka akan pergi selamanya.
"Sebelum berangkat dia sempat memberi tahu keluarga kalau akan ikut pendidikan Denjaka, dan kami mengizinkan serta merestui. Sampai sekarang kami masih menunggu penjelasan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya anak kami," ujar Perly Haryadi, Kamis (21/5/2026).
Di mata keluarga dan tetangga sekitar, almarhum Zalendra dikenal sebagai sosok pemuda yang sangat ramah, santun, dan memiliki semangat juang yang tinggi sebagai abdi negara.
Baca Juga:Kerangka Pria Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Warga Curiga Penghuni 7 Bulan Tak TerlihatSebelum terpilih mengikuti pendidikan elite Denjaka, Pratu Mar Zalendra Ferdika diketahui berdinas di Batalyon Intai Amfibi 2 (Yontaifib 2) Marinir Surabaya. Almarhum mulai menempuh pendidikan super-ketat Denjaka sejak Januari 2026.
Nahas, ajal menjemputnya saat pelatihan intensif tersebut telah memasuki bulan kelima, yang artinya almarhum sudah berada di tahapan akhir untuk menyandang brevet komando elite tersebut.
Jenazah Pratu Mar Zalendra Ferdika dijadwalkan tiba di rumah duka pada malam hari dan akan langsung dilepas melalui upacara pemakaman secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdiannya kepada NKRI.
Keluarga berharap pihak TNI AL dapat transparan memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian yang menimpa anak mereka.




