TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga meminta perawatan akses pejalan kaki menuju Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, ditingkatkan setelah atap di lokasi itu rusak dan diperbaiki.
Salah satunya, Rizkya (28), pengguna akses pejalan kaki menuju Stasiun Jurangmangu. Ia meminta agar pihak terkait bisa memerhatikan perawatan lokasi tersebut agar tidak kembali rusak lagi.
"Diperbaiki, jangan cuma ditambal saja. Terus juga perawatannya diperhatikan lagi biar tidak terulang," ujar Rizkya saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Dikeluhkan Pejalan Kaki, Atap Rusak Menuju Stasiun Jurangmangu Akhirnya Diperbaiki
Adapun atap pada akses pejalan kaki menuju Stasiun Jurangmangu mengalami kerusakan. Kondisinya tampak rusak, berkarat, dan bolong.
Hal itu membuat Rizkya khawatir lantaran dirinya selalu bersama dengan anak saat melewati lokasi tersebut.
"Kalau kaya gitukan sudah bolong, ya khawatir, takutnya kalau sampai rubuh ditambah belakangan ini lagi hujan deras mulu, kadang hujan angin, bahaya juga kalau kondisinya masih kaya gitu," kata dia.
Baca juga: Atap Pejalan Kaki di Stasiun Jurangmangu Rusak, Penumpang KRL Khawatir Roboh
Kekhawatiran itu tidak hanya dirasakan oleh Rizkya, pengguna jalan lainnya, Mariam (25), juga merasakan hal yang sama.
Ia mengaku khawatir dengan kondisi atap pejalan kaki yang rusak, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
“Takut roboh juga. Paling takut itu kalau pas hujan karena belakangan ini hujan angin,” kata Mariam.
KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI Seorang petugas keamanan mengawasi perbaikan atap pejalan kaki yang menuju Stasiun Jurangmangu, Tangsel, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: KRL di Stasiun Jurangmangu Tangsel Mulai Normal Usai Berhenti 3 Jam karena Percikan Api
Menurut dia, perawatan fasilitas di akses menuju stasiun perlu lebih diperhatikan agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.
“Kalau bisa dibenerin, jangan cuma ditambal doang,” ucap dia.
Selain kerusakan atap, kondisi pencahayaan di jalur menuju Stasiun Jurangmangu juga dinilai masih minim.
"Saya kalau malam-malam lewat sini tuh masih kurang pencahayaannya, jadi kalau bisa diterangin lagi, lumayan gelap juga kalau lewat sini," kata Mariam.
Baca juga: KRL Greenline Terganggu, Aliran Listrik Bermasalah di Jurangmangu–Pondok Ranji
Menurut dia, kondisi tersebut membuat pengguna merasa kurang nyaman saat melintas, terutama pada malam hari.