Wamen Ekraf Harap Kolaborasi Pokémon dan Dangdut Bisa Tembus Panggung Global

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Wamen Ekraf Irene Umar: Kolaborasi Pikachu dengan Happy Asmara dalam video musik 'Kopi Dangdut' bisa berpotensi membawa dangdut ke panggung internasional.

Wamen Ekraf Harap Kolaborasi Pokémon dan Dangdut Bisa Tembus Panggung Global. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengatakan, kolaborasi antara Pikachu dari Pokémon dengan Happy Asmara dalam video musik 'Kopi Dangdut' bisa berpotensi membawa genre musik dangdut ke panggung internasional.

Sebab, kata dia, Intellectual Property (IP) seperti Pokémon memiliki pengaruh besar di dunia. Sedangkan dangdut adalah identitas musik Indonesia yang sangat kuat.

Baca Juga:
6 Sumber Kekayaan Inul Daratista, Pedangdut Sukses Berharta Rp300 M

"Kolaborasi seperti ini penting agar budaya lokal kita dapat tampil lebih luas di panggung global. Setiap kali kita ngomongin dangdut itu Indonesia banget, it would be good, karenanya Happy Asmara dan semua teman-teman dangduters bisa mendapat international stage. Saya berharap dari sini, kita sebagai warga Indonesia harus bangga terhadap kultur kita, dan ini merupakan pengakuan internasional juga," ujarnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Corporate Officer The Pokémon Company Susumu Fukunaga mengatakan, kolaborasi antara Pokémon dan dangdut dipilih karena dangdut dianggap sebagai budaya musik yang telah mengakar kuat di Indonesia.

Baca Juga:
6 Sumber Kekayaan Denny Caknan, dari Penyanyi Dangdut hingga YouTube

Baca Juga:
Bupati Pekalongan Tak Paham Birokrasi karena Mantan Penyanyi Dangdut, Begini Respons Wamendagri

"Dangdut jelas merupakan musik yang sangat mewakili jiwa musik di Indonesia, sebagai musik yang dekat dengan identitas budaya Indonesia dan berpotensi menghadirkan resonansi emosional dan itu menjadi salah satu alasan kami memutuskan untuk berkolaborasi," kata Susumu.

Menurutnya, proyek tersebut bertujuan menghadirkan Pokémon lebih dekat dengan masyarakat Indonesia melalui pendekatan budaya populer.

"Tujuan kami adalah menghadirkan Pokémon sebagai sesuatu yang terasa dekat dengan masyarakat. Karena itu, kami merasa kolaborasi dengan dangdut akan menghasilkan sebuah produk yang sangat menarik,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pemilihan Happy Asmara dilakukan dengan mempertimbangkan aspek artistik dan relevansi budaya.

"Pemilihan artis dan kerja sama dengan Happy Asmara disebut sebagai salah satu artis kolaborasi, kami mempertimbangkan alasan artistik dan relevansi budaya," katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bintang Real Madrid Diparkir di Pertandingan Terakhir La Liga Jelang Piala Dunia 2026
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Presiden Instruksikan Penguatan Keselamatan Perkeretaapian
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Persija Gagal Jadi Juara Super League 2025/2026, Manajer Ungkap Alasan Utamanya
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Nyentriknya Emak-emak Bertopi Koboi Jadi SPG Sapi Kurban
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Kamis, sebagian Jakarta diprediksi berawan pada siang hingga sore hari
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.