Menginspirasi! Kisah Suluh Panji Biladi, Kuli Bangunan asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Menginspirasi! Kisah Suluh Panji Biladi, Kuli Bangunan asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI ALNasional | inews | Kamis, 21 Mei 2026 - 20:55Dengarkan Berita

SURABAYA, iNews.id - Momen haru mewarnai wisuda Perwira Remaja Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan Ke-71 tahun anggaran 2026. Di tengah ratusan wisudawan yang resmi menyandang pangkat perwira, sosok Letda Laut (P) Suluh Panji Biladi menjadi perhatian. 

Putra seorang buruh bangunan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu berhasil mewujudkan mimpinya menjadi perwira TNI AL. 

Wisuda yang digelar jajaran Politeknik AL tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali selaku pimpinan senat bersama Gubernur AAL Laksamana Muda (Laksda) TNI Sigit Santoso.

Sebanyak 240 wisudawan resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan atau S.Tr. (Han) setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun masa taruna dan sepuluh bulan masa perwira siswa dengan total 147 SKS dalam delapan semester.

Dari ratusan lulusan tersebut, kisah Suluh Panji Biladi menjadi inspirasi. Sebelum masuk AAL, Suluh pernah bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan sekitar Rp300.000 per minggu demi membantu kebutuhan keluarga.

Baca Juga:Viral! Imam Masjid Meninggal Dunia saat Sujud Salat Subuh

"Sebelum saya mengikuti tes Taruna Akademi Angkatan Laut, saya bekerja bersama bapak saya sebagai kuli bangunan NTB, tepatnya di Lombok," kata Suluh.

Berbekal tekad dan dorongan dari seorang teman, Suluh memberanikan diri mendaftar ke AAL meski dengan persiapan yang minim. Kerja kerasnya pun membuahkan hasil hingga akhirnya resmi diwisuda menjadi perwira remaja AL.

"Persiapan saya untuk mengikuti tes itu belajar terus jangan pernah menyerah," ucapnya.  

Dalam sambutannya, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa masuk AAL tidak dipungut biaya. Seluruh anak bangsa, baik dari keluarga mampu maupun kurang mampu, memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi prajurit TNI, asalkan mampu melewati seluruh tahapan seleksi.

"Dari golongan mana pun dipersilakan, bahkan banyak dari golongan tidak mampu sampai dengan anak-anaknya jadi perwira tinggi pun ada," ujar Laksamana Muhammad Ali.

Selain prosesi wisuda, para perwira remaja juga menerima enam penekanan penting dari KSAL sebagai pedoman moral dan pengabdian, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjunjung tinggi Sumpah Prajurit, Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, Trisila TNI AL, serta kode etik perwira.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Razman Minta Roy Suryo Tak Takut Dibui: Nanti Kita Ketemu di Lapas Sambil Diskusi INTERUPSI
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Indonesia Digital Leap 2026: Pemerintah Gaspol Bangun Ekosistem AI dan Data Center Demi Ekonomi 8%
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Pemerintah susun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Pembunuhan atau Kecelakaan? Misteri Kematian Pencipta Merek Mango
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
PTPN Tolak Damai, Kakek 72 Tahun Terdakwa Pencuri Getah Karet Diadili di PN Kalianda
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.