RI Kecam Tindakan Tak Manusiawi Israel pada Relawan GSF saat Ditahan

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indonesia mengutuk keras tindak kekerasan dan penganiayaan kepada peserta Global Sumud Flotilla (GSF) kemanusiaan ke Jalur Gaza yang diculik pasukan Zionis Israel awal pekan ini.

“Pemerintah Indonesia sekali lagi menegaskan kecamannya atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui pernyataan pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Baca Juga :
Kemlu RI Tidak Berkomunikasi dengan Israel Terkait Upaya Pembebasan WNI Aktivis Global Sumud
Aktivis Global Sumud Flotilla Termasuk 9 WNI yang Ditahan Israel Dibebaskan

Sugiono menuturkan tindakan yang merendahkan martabat tersebut merupakan pelecehan terhadap hukum internasional, terlebih jika dilakukan terhadap para relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang melakukan misi kemanusiaan untuk meredakan penderitaan warga Palestina di Gaza.

“Tindakan yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang tidak dapat ditoleransi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sugiono memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta pelayaran GSF 2.0 yang diculik Israel telah dibebaskan, dan saat ini sudah dalam perjalanan keluar Israel.

Para WNI tersebut terlebih dahulu akan diterbangkan ke Istanbul, Turki, sebelum penerbangan akhir untuk pulang ke tanah air.

“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,” tutur Menlu RI.

Sugiono mengapresiasi semua pihak di Indonesia serta mitra di luar negeri yang membantu perjuangan dalam membebaskan seluruh WNI tersebut. Ia secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Turki.

Para relawan GSF dikonfirmasi telah dibebaskan dari penjara di Israel usai kapal-kapal mereka disergap pasukan Zionis pada awal pekan ini. Mereka disebut sedang dalam proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel menuju Turki.

Namun demikian, mereka dilaporkan mengalami tindakan kekerasan yang tidak manusiawi selama ditahan otoritas Zionis, seperti dipukuli, disetrum listrik, dan ditembaki peluru karet, sehingga menyebabkan luka serius pada beberapa korban.

Sebuah video yang beredar di media sosial bahkan memperlihatkan pejabat keamanan nasional rezim Zionis Itamar Ben-Gvir menghina aktivis pro-Palestina yang diikat dan dipaksa berlutut selama penahanan. (Ant)

Baca Juga :
GPCI: Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI yang Ditahan Israel Sudah Bebas
Puan Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Israel
Keji! Aktivis Global Sumud yang Ditahan Israel Disengat Listrik hingga Alami Patah Tulang Rusuk

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Timur-Tengah Hantam Industri Teh Sri Lanka, Ekspor Turun Tajam
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ratusan Driver Ojol di Jombang Gelar Aksi Damai Dukung Nadiem Makarim
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Merangkak Keluar Rumah, Bayi 1 Tahun di Sulbar Tewas Tercebur Sungai
• 21 jam laludetik.com
thumb
Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Edukasi Pola Asuh untuk Cegah Stunting
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Relawan Flotilla yang Ditangkap Israel Tiba di Istanbul
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.