9 WNI Peserta GSF 2.0 yang Diculik Militer Israel Telah Tiba di Turki

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) peserta Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 telah tiba di Istanbul, Turki, jelang pemulangan ke Tanah Air.

Sembilan orang WNI yang mengikuti misi kemanusiaan ke Jalur Gaza dalam program GSF 2.0 telah dibebaskan dari penjara Israel dan tiba di Turki.

Kedatangan kesembilan WNI di ibu kota Turki usai ditahan otoritas Zionis Israel disambut langsung oleh Konsul Jenderal RI di Istanbul Darianto Harsono, yang melaporkan pertemuan itu melalui pernyataan video dengan didampingi kesembilan WNI tersebut.

"Hari ini kami sudah bersama sembilan saudara kita yang bergabung dengan koalisi GSF, mereka telah bersama kami dalam kondisi sehat wal afiat," kata Konjen Darianto melalui video yang disiarkan lewat Instagram @menluri.

Namun demikian, para WNI tersebut tak luput dari kekerasan fisik yang dilakukan personel Zionis Israel. Dia mengatakan, mereka mengaku dipukuli, ditendang, dan disetrum saat ditahan.

Kesembilan WNI tersebut juga telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui panggilan video.

Baca Juga

  • Daftar Pejabat Negara yang Kecam Tindakan Keji Militer Israel ke Relawan GSF
  • Kecam Israel, Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan GSF 2.0 Sudah Dibebaskan
  • Seluruh Relawan GSF Termasuk 9 WNI Bebas dari Penjara Israel, Mulai Dipindah ke Turki

Sebelumnya diberitakan, Menlu Sugiono memastikan sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam GSF 2.0 telah dibebaskan dan kini tengah meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki.

Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri pada Kamis (21/5/2026), Sugiono menyampaikan bahwa para relawan selanjutnya akan dipulangkan ke Indonesia setelah sempat ditangkap militer Israel dalam insiden pencegatan kapal bantuan kemanusiaan.

"Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa 9 Warga Negara Indonesia yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air," ujar Sugiono.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki yang dinilai berperan aktif membantu proses pembebasan dan pemulangan para relawan Indonesia tersebut.

Sugiono menjelaskan, pembebasan sembilan WNI itu merupakan hasil koordinasi diplomatik intensif yang dilakukan pemerintah sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0 oleh Israel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lewat Forum 2026, Telkom Percepat Visi Indonesia Mandiri Teknologi
• 10 jam laludisway.id
thumb
Satgas MBG Jember Rekomendasikan Penutupan SPPG Kaliwates 7 usai Belasan Siswa Diduga Keracunan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Wow! Kebetulan yang Unik, Unai Emery Raih 5 Gelar Liga Europa Bersama Klub yang Semuanya Punya Nama “Villa”
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Ayah di Kendal Perkosa Anak Kandung hingga Hamil Terancam 20 Tahun Penjara
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Orang Desa Tak Pakai Dolar: Retorika Kedekatan atau Salah Baca Realitas?
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.