Gibran: Ini Momen-Momen Penuh Dinamika

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda saling bergandengan tangan menghadapi berbagai krisis global sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Gibran saat membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 di Badung, Bali pada Kamis (21/5/2026), menyampaikan kondisi global saat ini penuh dinamika dan membutuhkan kolaborasi antargenerasi muda.

BACA JUGA: Prof Tedi Sudrajat: PPPK Paruh Waktu Sebaiknya Dihilangkan Saja

Wapres Gibran Rakabuming membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 di Badung, Bali, Kamis (21/05/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wapres

"Ini adalah momen-momen yang penuh dinamika, ini adalah krisis global, geopolitik yang tidak menentu, perang dagang, perang tarif, perubahan iklim, disrupsi teknologi, ini waktunya anak-anak muda, sesama anak muda saling bergandengan tangan," kata Gibran dikutip dari keterangan Sekretariat Wapres diterima di Jakarta.

BACA JUGA: Prabowo Bercerita Pernah Dibantu Bu Mega, Lalu Menoleh ke Puan

Pesan itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan keterlibatan generasi muda dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, pemerataan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan potensi daerah guna menghadapi tantangan global dan mewujudkan Indonesia maju.

Menurut Gibran, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, terlebih Indonesia akan memasuki bonus demografi dengan dominasi penduduk usia produktif.

BACA JUGA: Buya Anwar Abbas Cermati Pidato Prabowo & Wajah Himbara yang Tak Merakyat

"Pemerintah tidak bisa sendiri, apalagi nanti kita ada bonus demografi, di mana sebagian besar penduduk kita, ada pada usia yang produktif," ujarnya.

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya momentum bonus demografi dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing generasi muda Indonesia.

"Dan, ini adalah saat yang sangat penting, sangat krusial, karena momen ini hanya datang satu kali dan tidak akan terulang lagi. Karena itu saya berpesan sekali lagi, anak-anak muda harus saling bergandengan tangan," tutur Gibran.

Dia secara khusus mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk lebih aktif terlibat dalam penguatan pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk di Papua.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat dibutuhkan untuk mendukung pemerataan pendidikan, kesehatan dan transformasi digital di daerah-daerah terpencil.

Wapres sendiri beberapa kali mengunjungi berbagai wilayah di Papua untuk memastikan program-program pemerintah dapat menjangkau masyarakat di daerah terpencil.

"Kalau bisa, mungkin kunjungan berikutnya kita ajak teman-teman Pemuda Muhammadiyah ke Papua agar tahu keadaan riil dan bagaimana tantangan di sana. Karena Pemuda Muhammadiyah pasti sangat konsen terhadap masalah kesehatan dan pendidikan," ujar Wapres.

Gibran menegaskan, "Saya tidak maksa, tapi kalau bersedia, ya kita ajak".

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Muhammadiyah karena konsisten melahirkan kader-kader muda unggul dan berakhlak yang kini berkontribusi di berbagai sektor strategis nasional.(ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sugiono Kecam Penyiksaan Sembilan WNI Aktivis Flotilla oleh Israel
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Tiket Konser Westlife Jakarta 2027 Mulai Dijual, Termurah Rp 850 ribu
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Prihatin Penerimaan Negara Kalah dengan Malaysia: Seperti Dipukul di Ulu Hati
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Ketika Dunia Bergerak Menuju "Hukum Rimba" Alarm Geopolitik Global
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Simak lagi warta soal Latihan Pestapora, insentif kendaraan listrik
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.