REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyiagakan sebanyak 2.000 personel untuk mengamankan laga pamungkas kompetisi BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung pada Sabtu (23/5).
Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries menyatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi euforia masyarakat, terutama di kawasan Dago Cikapayang, berdasarkan pengalaman sebelumnya.
Aries menjelaskan bahwa pola pengamanan di kawasan stadion akan dibagi menjadi empat ring, mulai dari area luar stadion hingga pintu masuk tribun penonton. Aparat juga akan melakukan sterilisasi untuk memastikan penonton mematuhi regulasi.
“Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api atau benda yang dapat dilempar ke dalam stadion. Minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun,” katanya.
Polda Jabar, panitia pelaksana, dan perwakilan suporter telah menyepakati sanksi berat bagi penonton yang melanggar aturan, termasuk pencabutan hak menonton bagi yang membawa barang berbahaya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lebih lanjut, Aries menyebutkan bahwa kapasitas stadion dibatasi hingga 32.000 penonton atau 75 persen dari kapasitas total. Dia mengimbau pendukung tanpa tiket resmi untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion.
“Sebagai solusinya, pemerintah daerah bersama aparat setempat telah memfasilitasi titik-titik nonton bareng (nobar) di sejumlah kantor kelurahan dan kantor kepolisian terdekat,” ungkapnya.