Asia Menguat Jelang Akhir Pekan, Wall Street Cetak Rekor Baru

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan jelang akhir pekan. Para investor masih mencermati perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait upaya mencapai kesepakatan damai di kawasan Timur Tengah.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,36%, sementara Topix menguat 0,55%.

Sementara itu, pasar saham Korea Selatan juga bergerak positif. Indeks Kospi naik 0,52%, sedangkan Kosdaq melesat lebih dari 3% didorong penguatan saham teknologi dan sektor pertumbuhan.


Di Australia, indeks S&P/ASX 200 menguat 0,5%.

Pergerakan positif juga terlihat pada pasar Hong Kong. Kontrak berjangka Hang Seng tercatat berada di level 25.568, lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di posisi 25.386,52, mengindikasikan pembukaan pasar yang solid.

Mengutip CNBC Internasional, optimisme pasar meningkat setelah harga minyak dunia turun pada perdagangan Amerika Serikat, didorong harapan bahwa negosiasi kedua negara dapat meredakan ketegangan geopolitik.

Meski demikian, proses perundingan diperkirakan masih menghadapi tantangan setelah muncul laporan bahwa Teheran ingin tetap mempertahankan cadangan uranium yang telah diperkaya di dalam negeri.

Baca: IHSG Anjlok Tajam, Analis Khawatir Tekanan Belum Berakhir

Sikap tersebut berpotensi menjadi hambatan karena Presiden AS Donald Trump menjadikan penghentian program nuklir Iran sebagai salah satu fokus utama kebijakan militernya terhadap negara tersebut.

Angin segar kawasan Asia juga berasal dari data inflasi inti Jepang yang melandai lebih besar dari perkiraan pada April, sehingga memperkecil peluang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Bank of Japan (BOJ). Inflasi inti Jepang, yang tidak memasukkan harga makanan segar, tercatat sebesar 1,4%.

Angka tersebut lebih rendah dibanding estimasi ekonom Reuters sebesar 1,7% serta turun dari posisi 1,8% pada Maret lalu.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik ke rekor penutupan. Indeks blue-chip tersebut naik 276,31 poin, atau 0,55%, dengan rekor penutupan di 50.285,66. S&P 500 naik 0,17% menjadi 7.445,72, sementara Nasdaq Composite naik 0,09% dan ditutup di 26.293,10.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: BUMN Ekspor Disorot, IHSG Anjlok Lebih 3% Ke Level 6.000-an

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
I.League rilis kalender musim 2026/27, Super League mulai 4 September
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Ketua Komisi VIII Soroti Kesiapan Armuzna dan Mekanisme Dam Jelang Puncak Haji
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Cuaca Hari Ini Jumat 22 Mei 2026: Siap-siap Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore hingga Malam Hari
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Bank Artha Graha Internasional Gelar Pengundian BAGI HOKI Periode I
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menlu Kecam Perlakuan Tak Manusiawi Israel terhadap Relawan Global Sumud Flotilla selama Penahanan
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.