Gara-gara Datang Terlambat, Dewi Rezer Gigit Jari Niat Berburu Barang Mewah Sitaan Sandra Dewi Malah Ludes

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Demam berburu barang mewah hasil rampasan negara rupanya tidak hanya melanda masyarakat biasa, tetapi juga kalangan selebritas Tanah Air. Salah satunya adalah aktris Dewi Rezer.

Namun, rasa kecewa tampaknya tidak dapat disembunyikan olehnya saat mendatangi lokasi pameran aset sitaan negara, Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair 2026. Acara yang memamerkan barang-barang mewah sitaan dari kasus megakorupsi tata niaga timah yang melibatkan Harvey Moeis dan Sandra Dewi ini diselenggarakan di Kantor BPA Kejaksaan RI, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/5/2026).

Niat hati ingin melihat dari dekat dan ikut berburu barang mode mewah, Dewi Rezer justru mendapati pameran tersebut sudah selesai dan seluruh barang incarannya telah habis terjual ke peserta lain.

"Orang ke sini juga sudah tutup sama sudah habis semua. Sudah habis semua," kata Dewi Rezer di lokasi acara, Kamis (21/5/2026) sore.

Dewi Rezer menceritakan bahwa motivasinya mendatangi kantor kejaksaan sore itu bermula dari rasa penasarannya yang membumbung tinggi. Hal ini dipicu oleh video-video ulasan mengenai pameran tas branded dan perhiasan emas milik Sandra Dewi yang mendadak viral dan melintasi halaman For Your Page (FYP) di media sosial TikTok.

Tertarik dengan keriuhan tersebut, Dewi pun mengajak rekannya untuk melihat langsung dari dekat koleksi-koleksi mewah dari jenama dunia seperti Chanel, Hermes, hingga Dior yang disita negara. Namun sayang, karena padatnya jadwal pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu, dirinya baru sempat meluncur ke lokasi saat hari sudah beranjak sore.

"Penasaran saja, habis lihat di TikTok kan ramai, sudah jauh-jauh datang ke sini pengin lihat," tuturnya.

Kendati harus pulang dengan tangan hampa, Dewi Rezer sempat memanfaatkan waktu luangnya di lokasi untuk mengintip beberapa label harga awal lelang yang tertera di dekat etalase pameran sebelum akhirnya barang-barang tersebut dikemas kembali oleh petugas kejaksaan.

Berdasarkan hasil pantauannya, Dewi membenarkan bahwa nilai limit atau harga pembuka yang dipatok oleh Kejaksaan Agung untuk koleksi barang mewah milik istri Harvey Moeis tersebut memang berada jauh di bawah harga pasar butik resmi.

"Lebih miring kok (harganya). Miring, kok," tuturnya singkat.

Kendati usahanya berburu barang preloved mewah harus berakhir dengan kekecewaan karena keterlambatan waktu, Dewi Rezer mengaku tidak mau ambil pusing atau merasa terlalu merugi. Baginya, kunjungan sore itu utamanya didasari oleh rasa penasaran tanpa adanya ambisi besar untuk memenangkan lot lelang tertentu.

 

"Ya gimana, kita semua cuma mau lihat-lihat saja. Iseng saja pengin tahu harganya berapa. Nggak ada gimana-gimana," pungkasnya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui Platform SAPA UMKM
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Buaya Berukuran 5 Meter Ditangkap Warga Luwu dengan Setrum Listrik
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Serangan Israel Rusak Kawasan Bersejarah di Lebanon Selatan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Mengenal Beige Flag dalam Hubungan, Cuma Kebiasaan Unik atau Tanda Bahaya Halus?
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Perusahaan Fintech Intuit PHK 3.000 Karyawan di Seluruh Dunia
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.