HARIAN FAJAR, BANDUNG — Persib Bandung hanya selangkah lagi mengunci gelar juara BRI Super League 2025/2026. Pangeran Biru cukup meraih hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara pada laga pekan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).
Namun di tengah situasi yang terlihat menguntungkan, kapten Persib Bandung, Marc Klok, justru mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia itu menegaskan Persib tidak boleh bermain aman hanya demi hasil seri.
Menurut Klok, Persib tetap harus turun dengan mental memburu kemenangan dan tidak memandang remeh Persijap Jepara yang tampil mengejutkan dalam beberapa laga terakhir.
Di atas kertas, Persib memang lebih diunggulkan. Selain bermain di kandang sendiri, performa Maung Bandung musim ini juga jauh lebih stabil dibanding Persijap Jepara. Situasi tersebut berpotensi membuat pemain merasa terlalu nyaman.
Namun Klok menegaskan tidak ada ruang bagi Persib untuk over confidence. Ia mengingatkan bahwa Persijap baru saja menahan imbang Borneo FC Samarinda, pesaing utama Persib dalam perebutan gelar juara.
“Kita semua tahu situasinya dan tidak ada ruang untuk menjadi terlalu percaya diri, tidak ada ruang untuk menjadi sombong atau apa pun. Kita hanya tahu bahwa kita harus menang, kalau itu melawan Persija atau melawan Borneo FC atau jika itu melawan Persijap, kita hanya harus menang,” kata Klok seperti dilansir I.legue, Jumat (22/5/2026).
Pernyataan itu sekaligus menunjukkan mentalitas yang coba dibangun Persib jelang laga penentuan. Meski hasil imbang sudah cukup, Persib tetap ingin menutup musim dengan kemenangan di depan ribuan Bobotoh.
Persijap Bisa Jadi Ancaman NyataIronisnya, Persijap Jepara sempat membantu membuka jalan Persib menuju tangga juara setelah sukses menahan Borneo FC pada pekan sebelumnya. Namun kini, tim yang sama justru bisa menjadi penghalang terbesar Maung Bandung.
Sebab, jika Persib kalah dari Persijap dan di saat bersamaan Borneo FC mampu mengalahkan Malut United, maka gelar juara dipastikan lepas dari tangan Persib dan jatuh ke kubu Pesut Etam.
Situasi itu membuat laga di GBLA diprediksi berlangsung penuh tekanan. Persib memang diunggulkan, tetapi tekanan besar justru berada di pundak tim tuan rumah yang wajib menghindari kekalahan.
Fokus Menang, Bukan Cari ImbangKlok memastikan seluruh pemain Persib sudah sepakat untuk tampil menyerang dan memburu tiga poin sejak menit awal. Baginya, mental bermain untuk seri justru bisa menjadi bumerang dalam pertandingan sebesar ini.
“Begitulah cara kami bermain, dan begitulah cara kami bersiap, dan begitulah cara kami bertarung. Kemudian setelah pertandingan kita semua akan lihat, tetapi sebelum pertandingan kami hanya bisa berpikir tentang memenangkan pertandingan,” papar Klok.
Sikap tersebut menunjukkan Persib tidak ingin mengambil risiko dengan bermain terlalu defensif. Maung Bandung diyakini akan tetap tampil agresif demi memastikan trofi juara diraih tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain.
Ujian Mental JuaraLaga melawan Persijap Jepara menjadi ujian mental terbesar Persib musim ini. Secara kualitas skuad dan pengalaman, Maung Bandung jelas lebih unggul. Namun tekanan untuk tidak kalah justru bisa menjadi jebakan berbahaya.
Pernyataan Marc Klok menjadi sinyal penting bahwa Persib memahami ancaman tersebut. Bermain untuk hasil imbang sering kali membuat tim kehilangan identitas permainan dan lebih mudah tertekan jika lawan tampil lepas.
Di sisi lain, Persijap datang tanpa beban besar dan punya modal kepercayaan diri usai menahan Borneo FC. Situasi itu membuat laga diprediksi berlangsung lebih ketat dibanding prediksi banyak orang.
Jika Persib mampu menjaga fokus dan tampil dengan mental menyerang seperti yang diinginkan Klok, peluang mengangkat trofi di GBLA tetap terbuka sangat lebar. (*)





