KARAWANG, iNews.id - Seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) berinisial LZ (13) asal Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dikabarkan hilang hingga viral di media sosial. Dia ditemukan empat hari kemudian bersama kekasihnya.
Siswi MI tersebut ditemukan keluarganya di sebuah pos saung di Kampung Jatimulya, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kamis (21/5/2026) pagi. Saat ditemukan, LZ bersama kekasihnya berinisial SA (15). Keduanya diketahui telah menjalin hubungan asmara sejak Februari 2026.
Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, peristiwa itu bermula saat pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp (WA) dan mengajaknya kabur dari rumah.
“Awalnya korban sempat melarang, namun kemudian keduanya sepakat bertemu di Jembatan Jalan Baru pada Senin pagi,” kata Cep Wildan dikutip dari iNews Karawang, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga:Sisir 2 Kecamatan di Palopo Usai Bentrokan Warga, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan SajamPada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke sekolah. Namun, korban ternyata tidak masuk sekolah dan memilih menemui SA. Setelah bertemu, keduanya kemudian bersembunyi dan tinggal di sebuah pos saung di wilayah Mekarjati selama empat hari.
“Berdasarkan informasi dari keluarga dan warga, keberadaan keduanya akhirnya diketahui. Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban dan pelaku ditemukan sedang berada di pos saung tersebut,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkapkan korban nekat kabur karena keberatan dengan rencana orang tuanya yang ingin memasukkannya ke pondok pesantren. Seusai ditemukan, keluarga sempat mengamankan SA ke kantor Kelurahan Tanjungmekar sebelum polisi datang ke lokasi.
“Kami sudah menindaklanjuti laporan terkait video viral anak hilang tersebut. Saat ini korban dan pelaku sudah dibawa ke Polres Karawang untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Cep Wildan.
Kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang. Polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan kondisi psikologis korban serta menentukan langkah hukum selanjutnya karena keduanya masih di bawah umur.
#jabar




