Pengumuman tersebut menjadi sinyal dimulainya persiapan serius klub menghadapi musim baru, sekaligus memastikan agenda kompetisi nasional berjalan lebih terstruktur dan sinkron dengan kalender internasional.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan penyusunan kalender dilakukan lebih awal agar seluruh klub dan pemangku kepentingan memiliki kepastian dalam menyusun program tim.
“Kalender musim 2026/27 disusun lebih awal agar klub dan seluruh stakeholder memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan,” ujar Ferry Paulus seperti dilansir Antara dalam keterangan resmi I.League, Kamis (21/5/2026) malam WIB.
Tak hanya Super League, kompetisi kasta kedua atau Championship juga dipastikan akan dimulai pada 18 September 2026. Sementara jadwal Liga Nusantara, Elite Pro Academy (EPA) Super League, serta EPA Championship bakal diumumkan menyusul.
Sinkron dengan Agenda Timnas dan FIFA
I.League menegaskan seluruh jadwal kompetisi musim depan disusun agar tidak berbenturan dengan agenda Tim Nasional Indonesia maupun kalender sepak bola internasional. Oleh karena itu, penyusunan kalender juga dilakukan melalui koordinasi intensif bersama PSSI, termasuk lewat rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Selain agenda tim nasional, operator liga juga mempertimbangkan momentum Ramadan dan hari besar lainnya demi menjaga kualitas kompetisi sepanjang musim.
Langkah tersebut dinilai penting agar klub tetap memiliki waktu persiapan ideal, sementara pemain dapat tampil optimal tanpa jadwal yang terlalu padat.
League Cup Resmi Dipersiapkan
Menariknya, musim 2026/27 juga akan menjadi awal diperkenalkannya kompetisi baru bertajuk League Cup atau Piala Liga. Turnamen ini dirancang berjalan paralel dengan kompetisi reguler dan diharapkan mampu memperkuat ekosistem sepak bola nasional.
Menurut Ferry Paulus, kehadiran League Cup bukan sekadar tambahan turnamen, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan jam bermain pemain dan memperluas ruang kompetitif bagi klub.
“Selain itu, kami mulai mempersiapkan penyelenggaraan League Cup sebagai tambahan kompetisi yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola nasional,” kata Ferry.
I.League dan PSSI disebut masih akan memfinalisasi format kompetisi, regulasi, jadwal pertandingan, hingga mekanisme pelaksanaan League Cup sebelum diumumkan secara resmi.
Dengan rilis kalender lebih cepat dan hadirnya turnamen baru, musim 2026/27 diproyeksikan menjadi salah satu musim paling sibuk sekaligus menarik dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





