Ini Mengapa Iran tak Jatuh Meski Puluhan Tokohnya Dibunuh AS-Israel Menurut Media Barat

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pembunuhan pemimpin tertinggi spiritual Iran Ali Khamenei dalam serangan Israel pada 28 Februari sempat menciptakan kekosongan di puncak kekuasaan dan mengubah koridor kekuasaan di Teheran.

Putranya, Mojtaba Khamenei, diangkat sebagai penggantinya, tetapi laporan menunjukkan bahwa ulama berusia 56 tahun itu tidak memiliki pengaruh yang sama seperti ayahnya.

Baca Juga
  • Putaran Ekonomi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Tembus Rp 80 Miliar
  • Indonesia Siapkan Negosiasi Lanjutan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia
  • Bank Indonesia Catat Pertumbuhan Uang Beredar Melambat, Ini Penyebabnya

Sebaliknya, sekelompok kecil elite pria di posisi senior, yang sebagian besar adalah komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) saat ini memandu pengambilan keputusan di Iran. Demikian menurut laporan New York Times (NYT).

"Para pejabat senior Iran menyatakan bahwa semua masalah penting dijalankan oleh pewaris berusia 56 tahun itu. Namun, pengambilan keputusan dilakukan lebih dari satu orang," kata laporan itu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Laporan menambahkan 'kelompok saudara' yang berpengalaman sejak perang brutal selama delapan tahun antara Iran dan Irak yang dimulai pada tahun 1980 punya peran penting dalam pengambilan keputusan

Garda Revolusi Islam Iran

Didirikan pada tahun 1979 untuk melindungi revolusi Islam dan pemimpinnya, Garda Revolusi mempromosikan beberapa komandan ini ke pangkat jenderal ketika mereka masih berusia akhir 20-an atau awal 30-an.

Dukungan Barat untuk Irak dalam perang meyakinkan Teheran bahwa Iran harus menempuh jalannya sendiri, apa pun risikonya. Setelah perang dengan Irak berakhir, para komandan ini kemudian mengendalikan dinas intelijen atau keamanan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ETS Gelar TOEFL Experience Day di Jakarta, Ungkap Perubahan Besar TOEFL iBT 2026
• 7 jam laludisway.id
thumb
Suami Clara Shinta soal Kelanjutan Rumah Tangganya: Mohon Doanya Aja
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
1 Orang Tewas dalam Duel Carok Sesama Tetangga di Lumajang
• 22 jam laludetik.com
thumb
BI Batasi Pembelian Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$ 25 Ribu Mulai Juni
• 28 menit lalukatadata.co.id
thumb
Komandan Militer Pakistan Berangkat ke Iran, Apa yang Mau Dibahas?
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.