Sovereign Cloud Mulai Jadi Prioritas Perusahaan

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Transformasi digital di Indonesia terus bergerak ke fase baru, bukan lagi hanya soal memindahkan sistem ke cloud, tetapi juga memastikan infrastruktur digital yang digunakan mampu menjawab kebutuhan keamanan data, kepatuhan regulasi, hingga efisiensi operasional. Di tengah perkembangan tersebut, sovereign cloud mulai menjadi salah satu strategi yang semakin diperhatikan berbagai organisasi di Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi digital nasional mendorong perusahaan untuk membangun fondasi teknologi yang lebih kuat agar mampu menghadapi persaingan sekaligus mempercepat pengembangan layanan berbasis digital. Perubahan kebutuhan itu membuat perusahaan kini lebih selektif dalam menentukan infrastruktur teknologi yang akan menopang operasional mereka dalam jangka panjang.

Baca Juga :
Pentingnya Literasi Digital Bagi Gen Z untuk Hindari Gaya Hidup Konsumtif
Platform Digital Jadi Cara Baru Banyak Orang Cari Cuan dari Rumah

Sovereign cloud hadir sebagai pendekatan yang menawarkan kendali lebih besar terhadap pengelolaan data dan infrastruktur digital. Model ini juga dinilai mampu membantu organisasi memenuhi kebutuhan kepatuhan regulasi sekaligus menjaga keamanan informasi yang semakin penting di era digital.

Tren tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian perusahaan terhadap infrastruktur cloud yang dirancang lebih transparan, fleksibel, dan memiliki dukungan layanan lokal. Organisasi kini tidak hanya mencari kemampuan komputasi tinggi, tetapi juga solusi yang mampu menyesuaikan kebutuhan bisnis di dalam negeri.

Berdasarkan hasil riset EY, sebanyak 79 persen organisasi di Indonesia kini menjadikan sovereign cloud sebagai bagian dari strategi teknologi mereka. Faktor keamanan data, kepatuhan aturan, hingga kontrol terhadap sistem digital menjadi alasan utama perubahan arah tersebut.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Arupa Cloud Nusantara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Civo untuk menghadirkan platform sovereign cloud berbasis Kubernetes di Indonesia. Kolaborasi itu diharapkan dapat memperluas pilihan infrastruktur cloud lokal bagi perusahaan yang membutuhkan layanan teknologi modern dengan dukungan operasional di dalam negeri.

Platform tersebut dibangun menggunakan pendekatan cloud-native dengan teknologi Kubernetes sebagai fondasi utama. Infrastruktur itu dirancang untuk mendukung proses penyediaan layanan yang lebih cepat sekaligus membantu operasional cloud menjadi lebih sederhana.

“Indonesia merupakan pasar digital yang berkembang sangat pesat, dan organisasi kini semakin membutuhkan infrastruktur cloud yang tidak hanya memiliki kemampuan teknologi yang kuat, tetapi juga transparan dan relevan dengan kebutuhan lokal,” ujar CEO Civo, Mark Boost, dikutip Jumat 22 Mei 2026.

Baca Juga :
5 Game Populer yang Menghasilkan Uang ke Dana Digital, Dijamin Langsung Cair!
Hijrah Digital dan Influencer Agama Disebut Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Saat Data dan Aktivitas Digital Jadi 'Mata Uang' Baru

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Makin Kesepian, Kehilangan Banyak Teman
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pasang Nama di Stasiun LRT Dukuh Atas, BSI Targetkan 2 Juta Nasabah Emas
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
BTS Konser di Jakarta 26-27 Desember 2026, Ini Jadwal War Tiketnya
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Partai Kecoak Viral, Lampaui Popularitas Partai Berkuasa di India
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Airlangga-Purbaya Ungkap Perintah Prabowo Perkuat Finansial dan Jaga Perbankan
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.