JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani menargetkan PT Danantara Sumber Daya Industri (DSI) resmi menjadi BUMN pekan depan. Rosan menyebut pihaknya telah menyiapkan fasilitas berupa kantor bagi PT DSI.
Rosan menyebut pengalihan status PT DSI menjadi BUMN ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperketat pengawasan tata kelola sektor komoditas dan sumber daya industri nasional.
"(PT DSI jadi BUMN) minggu depan. (Kantornya) di Danantara. Ada, sudah disiapkan kantornya di Danantara," kata Rosan dilaporkan tim liputan KompasTV, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Purbaya Yakin IHSG Bakal Naik karena Ekspor SDA Satu Pintu: Perusahaan di Bursa Bisa Untung Double
Rosan pun mengonfirmasi PT DSI tetap akan dipimpin Luke Thompson yang merupakan warga negara Australia. Namun, Rosan belum membeberkan struktur manajemen PT DSI jelang berstatus BUMN.
PT DSI sendiri ditunjuk menjadi eksportir tunggal komoditas sumber daya alam (SDA) Indonesia. Kebijakan ekspor SDA satu pintu ini sebelumnya disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato dalam rapat paripurna DPR, Rabu (20/5/2026).
Prabowo menyebut ekspor SDA satu pintu akan mengatasi praktik under invoicing yang disebut telah merugikan Indonesia hingga Rp15.400 triliun dalam kurun 34 tahun.
"Kita berharap bahwa penerimaan kita bisa seperti Meksiko, Filipina, seperti negara-negara tetangga kita. Kita tidak mau penerimaan kita paling rendah karena kita tidak berani mengelola milik kita sendiri," kata Prabowo dalam pidatonya.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut produk minyak dan gas akan dikecualikan dari kebijakan ekspor SDA satu pintu pemerintah.
Bahlil menyebut sektor migas dikecualikan karena sebagian penjualan minyak dan gas dilakukan di dalam negeri. Sedangkan penjualan migas ke luar negeri telah terikat kontrak jangka panjang.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- ekspor sda satu pintu
- danantara
- pt dsi
- bumn ekspor sda
- rosan roeslani





