Jakarta (ANTARA) - Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung Djordje Jovicic mengatakan para pemain harus meningkatkan fokus dan mentalitas bertanding dalam menghadapi Hangtuah Jakarta, pada laga pertama putaran awal IBL 2026 di GOR Ciracas, Jakarta, Sabtu (23/5).
Menurut dia, playoff menjadi fase kompetisi yang menuntut kesiapan mental lebih besar dibanding musim reguler.
"Perjalanan menuju juara musim ini memang tidak akan mudah, karena setiap pertandingan di playoff adalah pertarungan yang membutuhkan fokus dan mentalitas yang kuat, jadi kami mempersiapkan tim untuk menghadapi tekanan itu, bukan menghindarinya," kata Jovicic di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat setelah saling mengalahkan pada musim reguler.
Satria Muda lebih dulu menang 77-57, di Bandung Arena, pada 8 Februari. Sementara Hangtuah membalas dengan kemenangan 70-62, di GOR Ciracas, pada 8 Mei lalu.
Dia menjelaskan kemampuan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan akan menjadi faktor penting bagi timnya dalam menghadapi tekanan laga fase gugur, yang selalu berlangsung dengan intensitas tinggi.
Selain kesiapan mental, Satria Muda juga menaruh perhatian pada permainan bertahan yang selama ini menjadi kekuatan utama.
Guard Satria Muda Yudha Saputera menambahkan, sangat penting bagi tim untuk mempertahankan identitas permainan, baik dari sisi pertahanan maupun saat transisi menyerang.
Dukungan fan, baik saat di kandang lawan maupun Bandung Arena nanti, menjadi tenaga tambahan untuk melangkah jauh di fase gugur.
"Chemistry tim juga semakin berkembang dan komunikasi antarpemain sudah semakin baik," ujar dia.
Optimisme serupa juga disampaikan Jalen Jones, yang menilai timnya memiliki kualitas dan semangat besar untuk bersaing merebut gelar juara musim ini.
"Saya sangat percaya dengan tim ini karena kami punya banyak pemain bagus yang benar-benar lapar untuk menang dan selalu bermain dengan penuh kebanggaan, makanya target kami jelas ingin membawa pulang gelar juara untuk Satria Muda dan Kota Bandung," kata pemain asal Amerika Serikat itu.
Setelah laga pertama, laga kedua dan ketiga (jika diperlukan) dalam format best-of-three dilakukan di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, pada 27 dan 30 Mei.
Baca juga: Hangtuah siap tampil maksimal hadapi Satria Muda
Menurut dia, playoff menjadi fase kompetisi yang menuntut kesiapan mental lebih besar dibanding musim reguler.
"Perjalanan menuju juara musim ini memang tidak akan mudah, karena setiap pertandingan di playoff adalah pertarungan yang membutuhkan fokus dan mentalitas yang kuat, jadi kami mempersiapkan tim untuk menghadapi tekanan itu, bukan menghindarinya," kata Jovicic di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat setelah saling mengalahkan pada musim reguler.
Satria Muda lebih dulu menang 77-57, di Bandung Arena, pada 8 Februari. Sementara Hangtuah membalas dengan kemenangan 70-62, di GOR Ciracas, pada 8 Mei lalu.
Dia menjelaskan kemampuan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan akan menjadi faktor penting bagi timnya dalam menghadapi tekanan laga fase gugur, yang selalu berlangsung dengan intensitas tinggi.
Selain kesiapan mental, Satria Muda juga menaruh perhatian pada permainan bertahan yang selama ini menjadi kekuatan utama.
Guard Satria Muda Yudha Saputera menambahkan, sangat penting bagi tim untuk mempertahankan identitas permainan, baik dari sisi pertahanan maupun saat transisi menyerang.
Dukungan fan, baik saat di kandang lawan maupun Bandung Arena nanti, menjadi tenaga tambahan untuk melangkah jauh di fase gugur.
"Chemistry tim juga semakin berkembang dan komunikasi antarpemain sudah semakin baik," ujar dia.
Optimisme serupa juga disampaikan Jalen Jones, yang menilai timnya memiliki kualitas dan semangat besar untuk bersaing merebut gelar juara musim ini.
"Saya sangat percaya dengan tim ini karena kami punya banyak pemain bagus yang benar-benar lapar untuk menang dan selalu bermain dengan penuh kebanggaan, makanya target kami jelas ingin membawa pulang gelar juara untuk Satria Muda dan Kota Bandung," kata pemain asal Amerika Serikat itu.
Setelah laga pertama, laga kedua dan ketiga (jika diperlukan) dalam format best-of-three dilakukan di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, pada 27 dan 30 Mei.
Baca juga: Hangtuah siap tampil maksimal hadapi Satria Muda





