jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 300 dari 308 unit aset rampasan berhasil terjual dalam ajang pelelangan BPA Fair 2026 yang digelar selama empat hari, 18-21 Mei 2026, di Kantor BPA Kejaksaan Agung RI, Kebagusan, Jakarta Selatan.
Penjualan hasil lelang tersebut mencatat persentase keberhasilan hingga 88,64 persen.
BACA JUGA: Dugaan Penggelapan Dokumen Lelang, Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan Nasabah
Nilai total hasil lelang tercatat mencapai Rp997.479.436.080, dengan aset yang paling diminati yakni Harley Davidson Road Glide.
Lelang sepeda motor mewah tersebut diikuti oleh 349 peserta, dengan kenaikan harga mencapai 930,86 persen.
BACA JUGA: Kejaksaan RI Gelar BPA Fair 2026, Targetkan 75% Aset Rampasan Terjual
Angka capaian tersebut memperlihatkan lonjakan hasil lelang sebesar 481 persen jika dibandingkan dengan pencapaian lelang bulanan tahun 2026 yang dilaksanakan secara konvensional.
Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin menyatakan paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini tidak lagi semata menitikberatkan pada pemidanaan pelaku.
BACA JUGA: Mobil Sport Hingga Lukisan Dilelang di BPA Fair 2026, Kejaksaan Jamin Transparansi
Dia menilai keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari putusan lamanya hukuman penjara.
Lebih dari itu, penegakan hukum kini menjadikan pemulihan kerugian negara sebagai tujuan utama.
Jaksa Agung menyatakan seluruh hasil lelang akan diserahkan secara resmi ke kas negara sebagai penerimaan negara.
"Seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan," kata Burhan dalam penutupan BPA Fair 2026, baru-baru ini.
BPA Fair 2026 mengusung tema Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan, yang mencerminkan pergeseran paradigma tersebut.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini berjalan lancar, tertib, aman, serta melampaui ekspektasi.
Selain melelang barang rampasan negara, BPA Fair menghadirkan inovasi dengan mengangkat karya pelukis berbakat dan instrumen musik sebagai objek lelang bernilai tinggi.
Hal itu memposisikan seni dan musik sebagai aset budaya yang memiliki nilai investasi jangka panjang.
Berdasarkan data rekapitulasi, BPA Fair 2026 mencatatkan performa luar biasa dengan menjaring lebih dari 1.900 pengunjung dan 1.700 peserta lelang.
Kegiatan ini turut didukung oleh mitra strategis, yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, Mineral Industri Indonesia, dan BTN. (mcr31/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Laporan Korupsi Lelang Aset Rampasan Jampidsus Mandek, Boyamin Bakal Gugat KPK
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




