Fase Pemberangkatan Rampung: 219.002 Jemaah RI Sudah Berada di Tanah Suci, Bersiap Puncak Haji

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Dengan selesainya fase pemberangkatan dari Tanah Air, fokus layanan kini diarahkan pada persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan seluruh layanan di Tanah Suci terus dimatangkan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman.

Baca Juga :
Jemaah Calon Haji RI yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Wafat di Makkah
Legislator PDIP Desak Kemenhaj Cabut Izin KBIH yang Kaplingkan Tenda Jemaah Haji

"Alhamdulillah, memasuki hari ke-32 masa operasional haji, seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Saat ini fokus layanan PPIH Arab Saudi adalah mematangkan persiapan Armuzna, mulai dari penempatan jemaah, kesiapan tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan, hingga penempatan petugas," kata Ichsan di Mekkah, Jumat 22 Mei 2026.

Berdasarkan data operasional terbaru, sebanyak 527 kloter dengan 202.643 jemaah dan 2.097 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sebanyak 253 kloter dengan 96.505 jemaah dan 1.006 petugas telah mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. 

Sementara itu, 518 kloter dengan 199.446 jemaah dan 2.072 petugas telah tiba di Mekkah. Selain itu, 16.359 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi. Sedangkan 345 jemaah yang tidak dapat diberangkatkan pada musim haji 1447H/2026, karena dinyatakan tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan saat berada di embarkasi.

Ichsan menegaskan, fase Armuzna merupakan tahapan paling penting dan padat dalam penyelenggaraan haji. Karena itu, jemaah diminta mulai menghemat tenaga dan mengikuti seluruh arahan petugas.

"Armuzna membutuhkan kesiapan fisik, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap skema layanan. Kami mengimbau jemaah mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, minum air yang cukup, dan mengikuti arahan petugas," katanya.

Terkait penempatan jemaah di Arafah dan Mina, Ichsan mengimbau tegas seluruh KBIHU agar tidak memasang atribut, identitas, spanduk, stiker, tanda, atau penanda apa pun di tenda jemaah.

"Tidak boleh ada pihak mana pun membuat penanda sendiri di luar pengaturan resmi. Jika petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU di tenda Arafah maupun Mina, maka akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan," tegas Ichsan.

Baca Juga :
Komisi VIII DPR Kecam Pengkaplingan Tenda Haji, Negara Diminta Tindak Tegas!
Wamenhaj Geram Tenda Jemaah Haji di Arafah Dikapling-kapling Oknum KBIH: Ilegal!
Arab Saudi Tegaskan Tetap Layani Jemaah Haji Iran Meski Sempat Jadi Sasaran Rudal Teheran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peserta Seleksi Mitra Statistik BPS 2026 Wajib Submit Pakta Integritas, Begini Caranya
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Koleksi GUESS Accessories Spring/Summer 2026
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dijodohkan dengan Baim Wong Usai Main Film Bareng, Ini Jawaban Acha Septriasa
• 22 jam laluintipseleb.com
thumb
Selamat Tinggal Persis Solo, Menang Tapi Harus Degradasi dari Super League
• 56 menit laluviva.co.id
thumb
Tegas! Kasus Korupsi Rp16 Miliar Guncang Kementerian PU, Dody Angkat Bicara
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.