Dr. Anindita Sarkar Kepala Petugas Medis di Clinikally, India, menjelaskan bahwa udara di ruangan kantor meski tertutup dapat membuat kulit wajah menjadi kusam.
“Salah satu perubahan paling penting yang diamati adalah peningkatan kehilangan air transepidermal (TEWL). Ini mengacu pada jumlah kelembapan yang keluar dari kulit ke atmosfer dan merupakan indikator kunci untuk menilai fungsi dan kesehatan penghalang kulit,” ucap Sarkar, Sabtu (23/5/2026).
Dilansir dari Antara, paparan AC (air conditioner) yang terlalu lama dan tingkat kelembapan lingkungan dalam ruangan yang jauh lebih rendah daripada udara alami di luar ruangan menjadi faktor utama yang membuat kulit kusam.
Faktor-faktor tersebut membentuk dasar dari sejumlah masalah kulit yang berkaitan dengan udara kantor.
Enam jam paparan di dalam ruangan dapat membuat kulit tampak lebih kasar, merah, kering, dan lelah hingga menonjolkan pori-pori dan garis-garis halus. Akibatnya, tekstur kulit menjadi kering dan kasar.
TEWL yang lebih tinggi menandai penghalang kulit (skin barrier) yang terganggu karena kelembapan yang hilang terus meningkat. Kulit dapat meradang, kencang, kusam, dan mengelupas setelah berjam-jam berada di dalam ruangan.
Menurut Sarkar, kelembapan yang rendah di dalam ruangan, terutama yang ber-AC, menjadi penyebab lainnya. Ketika kulit wajah menjadi kering, matriks lipid di dalam penghalang kulit menjadi lemah, dan kemudian memengaruhi lemak esensial di kulit atau ceramide yang berfungsi menjaga hidrasi.
Ia merekomendasikan untuk meletakkan pelembap udara di tempat kerja guna menjaga kelembapan serta mengurangi efek pengeringan AC.
Gunakan ceramide yang dapat membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit, mengunci kelembapan, dan mengurangi kehilangan air yang disebabkan lingkungan dengan kelembapan rendah.
Sarkar mengingatkan agar menggunakan pembersih ringan tanpa busa yang tidak mengeringkan kulit. Hindari eksfolian terlalu keras dan jangan membersihkan wajah terlalu berlebihan.
Ia menganjurkan para pekerja kantoran untuk mengoleskan serum hidrasi di bawah pelembap agar retensi air dapat meningkat serta mencegah kulit terasa kencang atau mengelupas. Serum hidrasi juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air sepanjang hari untuk mendukung fungsi kulit dan menjaga ketahanan kulit dari dalam.(ant/vve/kir/iss)




