JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, dilaporkan oleh anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyekapan pada Jumat (22/5/2026).
Menanggapi laporan tersebut, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, menyatakan pihaknya menghormati langkah hukum yang ditempuh Ilma.
Namun, ia menegaskan bahwa tuduhan penyekapan yang ditujukan kepada Hercules tidak lengkap dan tidak benar sepenuhnya.
Baca juga: Lapangan Banteng Sepi Usai Djakarta Ennichi 2026 Batal Digelar, Tenda Mulai Dibongkar
“Ini negara hukum, kami menghormati mereka untuk membuat laporan. Tapi cerita yang dibangun itu adalah cerita dipotong-potong, tidak diceritakan akar masalahnya sebenarnya apa,” kata Wilson melalui panggilan telepon, Sabtu (23/5/2026).
Dia menjelaskan, tidak ada penyekapan yang dilakukan pihaknya terhadap Ilma. Saat Ilma dibawa ke Markas GRIB Jaya di Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (17/5/2026), mereka tidak berada di ruang tertutup.
“Diintimidasi di mana? Disekapnya di mana? Sedangkan faktanya di lapangan dia diinterogasinya di depan teras. Bukan di ruangan,” ujar dia.
Wilson juga menyebut, saat identitas Ilma diperiksa, diketahui bahwa ia baru berulang tahun ke-33.
Para anggota yang berada di lokasi kemudian memberikan ucapan selamat, namun Ilma justru menangis.
“Malah setelah itu dilihat KTP-nya, malam itu dia ulang tahun 33 tahun. Ya sudah anak-anak pada salaman, (bilang) 'selamat ulang tahun ya', dia menangis. Kalau begitu ya di mananya menyeramkan? Di mana yang disekap?” tutur Wilson.
Menurut Wilson, pada malam kejadian, kedua pihak sempat sepakat untuk berdamai setelah Ilma mengaku akun WhatsApp-nya mengalami peretasan.
Baca juga: 21 Bertahan Tahun Tanpa Air Bersih, Lulu Andalkan Air Kali Keruh untuk Mandi dan Mencuci
Namun, persoalan tersebut malah ramai dibahas keesokan harinya. Pihak GRIB Jaya kemudian lebih dulu melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Metro Depok.
Seiring laporan yang diajukan Ilma di Polda Metro Jaya serta pernyataannya kepada media saat berada di Komnas Perempuan dan HAM, GRIB Jaya juga berniat melapor ke Polda Metro Jaya.
Sebab, Ilma dan kuasa hukumnya secara terang-terangan menyebutkan nama Hercules kepada awak media.
“Rencana hari ini membuat laporan si Ilma dan tentang berita-berita buka hijab, pistol dan lainnya kami juga akan buat laporan karena kami sendiri menyaksikan di situ, tidak melihat barang itu, tapi diinformasikan di publik, nyata-nyata menulis nama, tidak pernah inisial, ‘Hercules menodong, memerintahkan buka jilbab,’” kata dia.
Adapun nama GRIB Jaya dan Hercules tercatut dalam satu dari dua laporan yang dibuat Ilma di Polda Metro Jaya.





