JAKARTA, KOMPAS.com - Muhammad Firdaus (72), jemaah haji asal Pondok Labu, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang selama delapan hari di Makkah, Arab Saudi.
Kabar duka tersebut diterima keluarga pada Jumat (22/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Anak almarhum, Nurul Fadila, mengatakan dirinya pertama kali mendapat informasi dari seorang kenalan yang berada di Makkah.
“Saya dikabari teman yang di Makkah, katanya Bapak Muhammad Firdaus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Nurul saat diwawancarai Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).
Setelah menerima kabar tersebut, Nurul langsung menghubungi petugas Perlindungan Jemaah (Linjam) untuk memastikan informasi yang diterimanya.
Beberapa jam kemudian, ibunda Nurul yang juga sedang menunaikan ibadah haji bersama almarhum didatangi panitia haji dan diajak ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan.
“Ibu saya datang ke rumah sakit dan ternyata benar itu Abah (panggilan Muhammad Firdaus oleh sang anak),” kata dia.
Baca juga: Firdaus, Jemaah Haji dari Jakarta yang Hilang di Makkah Ditemukan Wafat
Hilang saat Tawaf di Masjidil Haram
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Firdaus dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5/2026) saat menjalankan ibadah umrah bersama rombongan haji di Masjidil Haram.
Menurut Nurul, ayahnya sempat terpisah dari rombongan ketika tawaf.
Ia mengetahui situasi tersebut dari percakapan di grup rombongan haji ayahnya.
“Saya lihat di grup ada yang bilang, ‘Bapak Firdaus di mana ya?’ Saya sudah deg-degan waktu itu,” cerita Nurul.
Tak lama setelah itu, Firdaus sempat ditemukan kembali bersama istrinya dan kembali ke hotel.
Namun setelahnya, ia kembali hilang dan tidak diketahui keberadaannya selama delapan hari.
Baca juga: Kronologi Penemuan Firdaus, Jemaah Haji yang Hilang dan Wafat di Makkah
Keluarga Hubungi Banyak Pihak untuk Mencari
Selama proses pencarian, keluarga di Jakarta terus berupaya mencari informasi dengan menghubungi berbagai pihak, mulai dari petugas kloter, sektor, daker haji, hingga tim perlindungan jemaah.