KEBUMEN, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya menunda pembangunan kantor-kantor dan fokus pada proyek-proyek produktif yang menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah.
“Saya kasih petunjuk ke kabinet, yang boleh kita dukung, yang harus kita dukung, yang harus kita jalankan adalah proyek-proyek yang produktif,” kata dia dalam sambutannya saat menghadiri panen raya udang tambak di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
“Batasan produktif apa? Menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita. Kedua, menghasilkan nilai tambah, menambah kekayaan bangsa Indonesia, menambah penghasilan rakyat kita. Itu arti produktif,” tegasnya.
Prabowo kemudian mengimbau agar pembangunan kantor-kantor ditunda.
“Jadi maaf, kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor. Kantor itu ya perlu, tapi jangan ada kantor nggak ada produktivitas, iya kan,” tambahnya.
Baca Juga: Prabowo: Mungkin 4 atau 5 Tahun Lagi Kita Swasembada Daging
“Kantor megah, (tapi) produknya nggak ada. Lebih baik kantornya nggak begitu bagus tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan, proyek tambak udang di Kebumen tersebut sudah berjalan selama tiga tahun, dan hasil panennya sangat tinggi.
“Tadi saya diberi laporan bahwa satu hektare bisa menghasilkan 40 ton. Luar biasa, 40 ton, dan harganya sangat bagus. Harganya Rp70 ribu per kilo. Berarti per ton Rp70 juta,” kata dia.
Terlebih, tambak udang tersebut juga menyerap hingga 650 tenaga kerja lokal.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo
- prabowo subianto
- kebumen
- proyek produktif
- pembangunan kantor
- panen raya udang tambak





